BEI Dorong Kepercayaan Investor Global melalui Penguatan Transparansi Pasar
JAKARTA, binews.id -- Menindaklanjuti pengumuman yang disampaikan oleh MSCI Inc. (MSCI) pada hari ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, yaitu PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), serta dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan MSCI.
BEI memandang masukan yang disampaikan oleh MSCI sebagai bagian penting dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat kredibilitas dan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global. Masukan tersebut menjadi referensi strategis dalam mendorong peningkatan kualitas infrastruktur, tata kelola, serta transparansi pasar.
Kami memahami bahwa indeks MSCI, termasuk pembobotannya, memiliki peran yang sangat strategis dalam ekosistem pasar keuangan global. Indeks ini menjadi salah satu acuan utama bagi investor institusional internasional dalam menentukan alokasi investasi di berbagai negara.
Sejalan dengan hal tersebut, BEI berkomitmen untuk terus mengupayakan langkah-langkah terbaik guna meningkatkan bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI. Upaya ini dilakukan secara konsisten dan terukur dengan memperhatikan praktik terbaik global serta kebutuhan dan ekspektasi investor internasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan transparansi data pasar, termasuk penyediaan informasi yang lebih akurat, andal, dan mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan. Transparansi yang baik diharapkan dapat meningkatkan pemahaman investor terhadap kondisi dan karakteristik pasar modal Indonesia.
Sebagai bagian dari langkah konkret yang telah dilakukan, BEI telah menyampaikan pengumuman data free-float saham secara komprehensif melalui situs resmi BEI sejak 2 Januari 2026. Informasi tersebut mencakup data yang relevan dan disusun sesuai dengan standar yang berlaku secara internasional.
Ke depan, BEI akan menyampaikan data free-float tersebut secara rutin setiap bulan guna memastikan ketersediaan informasi yang terkini dan konsisten. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian dan kejelasan bagi investor dalam melakukan analisis dan pengambilan keputusan investasi.
Selain itu, BEI bersama KSEI dan KPEI, dengan dukungan penuh dari OJK, akan terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan MSCI. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keselarasan pemahaman terkait metodologi, kebutuhan data, serta implementasi peningkatan transparansi informasi pasar.
Koordinasi yang berkesinambungan ini juga mencerminkan komitmen seluruh pemangku kepentingan pasar modal Indonesia dalam menciptakan pasar yang teratur, wajar, dan efisien. Dengan fondasi tersebut, pasar modal Indonesia diharapkan semakin resilien dan kompetitif di tengah dinamika global.
Melalui berbagai inisiatif yang dijalankan, BEI optimistis dapat terus meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia bagi investor domestik maupun internasional. Peningkatan kepercayaan investor menjadi kunci utama dalam mendukung pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan.
BEI akan terus berkomitmen untuk melakukan perbaikan dan penguatan secara berkelanjutan demi mendukung perkembangan pasar modal nasional. Dengan kolaborasi yang erat antara seluruh pemangku kepentingan, pasar modal Indonesia diharapkan mampu berperan lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (bi/rel/mel)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait BBM Untuk Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat
- Nevi Zuairina Dukung Rekrutmen 30 Ribu Tenaga Kopdes Merah Putih, Dorong Jadi Motor Ekonomi Desa Berkelanjutan
- Inisiatif Reformasi Pasar Modal Indonesia Mendapat Pengakuan Dalam Asesmen MSCI
- Wawako Padang Maigus Nasir Ikuti Pembukaan Banda Aceh Experience City Expo 2026
- Gula Rafinasi Masuk Pasar Konsumsi, Nevi Zuairina Tegaskan Perlunya Pembenahan Tata Niaga Nasional






