Gandeng CSR Hadapi Porprov XVI Sumbar, Sawahlunto Tambah Hibah Rp2,5 Miliar di APBD-P

Kamis, 19 Februari 2026, 12:15 WIB | Olahraga | Kota Sawahlunto
Gandeng CSR Hadapi Porprov XVI Sumbar, Sawahlunto Tambah Hibah Rp2,5 Miliar di APBD-P
Rapat koordinasi antara Pemerintah Kota dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sawahlunto yang digelar di ruang rapat Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora), Rabu (18/2/2026). HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

SAWAHLUNTO, binews.id -- Pemerintah Kota Sawahlunto menyiapkan strategi pembiayaan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat di tengah keterbatasan anggaran hibah tahun 2026. Salah satu langkah yang ditempuh yakni menambah alokasi dana melalui APBD Perubahan (APBD-P) serta menggandeng dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor swasta.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kota dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sawahlunto yang digelar di ruang rapat Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora), Rabu (18/2/2026).

"Kami memahami anggaran saat ini belum memadai untuk skala sebesar Porprov XVI. Karena itu, Pemko berkomitmen menambah hibah KONI sebesar Rp2,5 miliar pada APBD Perubahan nanti," ujar Jeffry.

Menurut dia, tambahan anggaran tersebut diharapkan mampu menutup kebutuhan pembiayaan pemusatan latihan (training center/TC), operasional kontingen, hingga dukungan teknis lainnya menjelang Porprov yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.

Ketua Umum KONI Sawahlunto, H. Jhon Reflita, menegaskan bahwa peningkatan kualitas fisik atlet menjadi prioritas utama. Pihaknya memastikan sebagian alokasi anggaran difokuskan pada pemenuhan gizi, vitamin, dan nutrisi selama masa latihan.

"Kami ingin memastikan asupan gizi atlet terjamin sesuai standar. Ini bagian dari investasi agar mereka memiliki daya tahan dan pemulihan yang baik saat bertanding," kata Jhon.

Selain kebutuhan teknis dan konsumsi, Pemerintah Kota dan KONI juga tengah mematangkan skema bonus bagi atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

"Kami sudah memetakan besaran bonus. Atlet harus berangkat dengan keyakinan bahwa jika berprestasi, kesejahteraan mereka diperhatikan," ujarnya.

Untuk menutup potensi kekurangan anggaran, Jhon yang juga pengusaha di sektor tambang menyatakan siap menggalang dukungan CSR dari kalangan swasta. Dukungan tersebut antara lain diarahkan pada kebutuhan suplemen tambahan bagi cabang olahraga unggulan serta logistik kontingen.

"Anggaran pemerintah terbatas, tetapi semangat tidak boleh terbatas. Kami siapkan dukungan tambahan agar atlet fokus berlatih dan bertanding tanpa terbebani persoalan biaya," katanya.

Di sisi lain, Sawahlunto juga mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk 11 cabang olahraga pada Porprov XVI. Langkah ini sejalan dengan program daerah menjadikan kota tersebut sebagai destinasi penyelenggaraan berbagai event, dengan harapan mampu menggerakkan sektor UMKM dan pariwisata lokal melalui kehadiran atlet dan ofisial dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: