Wako Riyanda Putra Bersama Kementerian PUPR Cek Langsung Revitalisasi Kota Tua Sawahlunto
SAWAHLUNTO, binews.id — Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mendampingi tim dari Kementerian PUPR melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah titik revitalisasi kawasan heritage (kota tua) Sawahlunto, Rabu (4/3/2026). Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penataan kawasan bersejarah di kota tersebut.
Rombongan yang turut hadir antara lain Kasubdit Wilayah I Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Kusumawardhani, serta Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Barat, Maria Doeni Isa beserta jajaran.
Kegiatan peninjauan lapangan tersebut dilakukan setelah audiensi yang berlangsung di Balaikota Sawahlunto. Pertemuan itu membahas tindak lanjut progres serta kesiapan teknis pelaksanaan program revitalisasi kawasan heritage kota tua Sawahlunto.
Dalam audiensi tersebut, para pihak melakukan penyamaan persepsi mengenai tahapan pekerjaan, pembagian peran masing-masing pihak, serta penguatan koordinasi teknis antara Kementerian PUPR, Pemerintah Kota Sawahlunto, dan konsultan perencana.
Langkah tersebut dinilai penting agar proses pengerjaan fisik revitalisasi nantinya dapat berjalan lancar, efektif, dan meminimalisir berbagai kendala di lapangan.
Sejumlah titik strategis yang menjadi fokus peninjauan antara lain Terminal Pasar Sawahlunto, kawasan Pasar Remaja, Gedung Pusat Kebudayaan, Hotel Khas Ombilin, dan Hotel Saka Ombilin.
Selain itu, rombongan juga meninjau Gedung Info Box, objek wisata Lubang Tambang Mbah Suro, Museum Goedang Ransoem, serta Museum Kereta Api yang berada di kawasan Kampung Teleng.
Peninjauan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi eksisting kawasan, mengidentifikasi kebutuhan pembenahan, serta memastikan integrasi antar objek heritage dalam satu koridor kawasan kota tua.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra menegaskan bahwa revitalisasi kawasan heritage merupakan agenda strategis bagi Kota Sawahlunto yang memiliki nilai sejarah tinggi.
Menurutnya, upaya ini penting untuk mengoptimalkan keberadaan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) agar tidak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Melalui revitalisasi tersebut, kawasan kota tua diharapkan menjadi lebih tertata, bersih, representatif, serta semakin menarik bagi wisatawan sehingga mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (bi/rel/mel)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Riyanda Putra dan Jeffry Hibatullah Tinjau Pasar Sapan, Pembenahan Fasilitas dan Penataan Jadwal Dipercepat
- Wali Kota Riyanda Putra dan Wawako Jeffry Hibatullah Tinjau Pasar Sawahlunto, Percepat Pembenahan Fasilitas
- Pemko Sawahlunto dan BPJS Ketenagakerjaan Gelar Kick Off Universal Coverage Jamsostek
- Wagub Vasco Ruseimy Safari Ramadhan di Sawahlunto, Serahkan Bantuan di Desa Sikalang
- Pemko Sawahlunto Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih Lewat Rakor Pencegahan Korupsi






