7 Hunsela Melayu Gaduang Diterima Korban Banjir Bandang Batu Busuk

Senin, 04 Mei 2026, 13:39 WIB | Ragam | Kota Padang
7 Hunsela Melayu Gaduang Diterima Korban Banjir Bandang Batu Busuk
Tujuh unit Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) Melayu Gaduang resmi diserahkan kepada korban penyintas banjir bandang Pangka Jembatan Batu Busuk, Sabtu (2/5/2026). HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG, binews.id -- Tujuh unit Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) Melayu Gaduang resmi diserahkan kepada korban penyintas banjir bandang Pangka Jembatan Batu Busuk, Sabtu (2/5/2026).

Ketujuh penerima manfaat merupakan warga RT 03 RW 04 Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, yang rumahnya hanyut dan rusak berat akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.

Hunsela tersebut dibangun di atas tanah ulayat Kaum Suku Melayu Gaduang di kawasan Lubuk Gajah, Kampuang Koto, Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh. Setiap unit berdiri di atas lahan berukuran 8 x 12 meter yang dihibahkan kaum untuk para korban.

Pembangunan Hunsela ini merupakan hasil kolaborasi antara donatur PAPDI Cabang Sumatera Barat dan IKA Farmasi Universitas Andalas (UNAND). Serah terima dilakukan langsung oleh perwakilan donatur, Dr. dr. Saptino Miro, SpPD-KGEH FINASIM dari PAPDI Sumbar, bersama Anggota DPR RI Rahmad Sholeh dari IKA Farmasi UNAND.

Acara tersebut juga dihadiri Wakil Rektor II UNAND, Lurah Piai Tangah, serta Prof. Fauzan selaku inisiator program yang mewakili empat lembaga, yakni Pusat Bencana UNAND, IKA UNAND, Asosiasi Perempuan Bencana Sumbar, dan Karang Taruna Kelurahan Kapalo Koto.

Perwakilan penerima manfaat, Ninik Mamak Kaum Suku Melayu Gaduang Safril, menyampaikan rasa terima kasihnya. "Hunsela ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada seluruh donatur, inisiator, dan pemerintah yang telah peduli," ujarnya.

Pembangunan Hunsela dilakukan secara gotong royong selama 32 hari, mulai 26 Maret hingga 26 April 2026. Setiap unit dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi, serta fasilitas listrik dan air bersih.

Salah seorang inisiator, Prof. Herwina, menyebutkan bahwa program Hunsela akan terus berlanjut. Hingga saat ini, telah terbangun 11 unit di Talang Batu Busuk, 2 unit di Kubang, 7 unit di Melayu Gaduang Piai, dan 3 unit di Gerbang Langit Batu Busuk. Ke depan, direncanakan pembangunan 16 unit tambahan di Rimbo Panjang Batu Busuk. (bi/rel/mel)

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: