Dekatkan Diri dengan Konsumen, Pertamina Kini Hadir dengan Pertashop

PADANG, binews.id -- Selain memberikan bonus bagi pelanggan, Pertamina menghadirkan Pertashop untuk mendistribusikan BBM lebih merata. Pertamina saat ini mendekatkan layanan pembelian BBM jenis Pertamax dengan memperbanyak Pertashop, yakni SPBU mini dengan standard layanan resmi, hanya saja dengan areal lebih kecil, dan berada di pedesaan atau nagari, dimana jauh dari SPBU besar, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan BBM.
"Pertashop ini ibarat SPBU masuk kampung. Dibangun di desa-desa atau nagari-nagari yang jaraknya jauh dari SPBU besar. Meski lokasinya jauh di pelosok, tapi harga jual Pertamax di Pertashop ini sama dengan di SPBU, yakni Rp9.200 per liter," kata Sales Area Manager Pertamina Sumbar I Made Wira Pranata, Senin (14/12/2020).
Dikatakan Wira, harga BBM di Pertashop lebih hemat dan aman bagi kendaraan dibandingkan beli BBM eceran di pinggir-pinggir jalan yang harganya mencapai Rp10.000 per botol.
"Yang lebih penting lagi, Pertashop minyaknya legal dari Pertamina bukan pertamini yang minyaknya berasal dari pemasok ilegal atau dari orang-orang yang tidak bisa mempertanggung jawabkan jika ada resiko," sebut Wira.
Dengan banyaknya Pertashop di desa dan nagari di Sumbar, Wira berharap, kedepan berdampak pada mudahnya masyarakat mendapatkan BBM RON 91 sesuai standar dunia, dan ramah lingkungan serta menggerakkan perekonomian.
"Pasokan BBM untuk Pertashop resmi, dipasok oleh truk-truk tangki Pertamina," tambahnya.
Saat ini, 27 unit Pertashop di Sumbar telah beroperasi, tersebar di Kabupaten Solok, Padang Pariaman, Limapuluh Kota, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Sijunjung dan Tanahdatar.
Sementara yang masih dalam proses pembangunan ada 16 unit, proses administrasi 18 unit, dan dalam proses pencarian mitra 4 unit.
Baca juga: Usaha Penimbunan BBM di Air Bangis Marak, LSM di Pasbar: UU Tata Niaga Migas dan APH Mandul
"Kita rencanakan terbangun sebanyak minimal 56 unit Pertashop di Sumbar, dengan demikian bisa membangkitkan gairah usaha bagi masyarakat pedesaan," katanya. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Ekspor Sumbar Alami Peningkatan, Ini Barang Paling Banyak Diekspor
- Usung Tema Rise Stronger di HUT ke-112, Semen Padang Terus Bangkit dan Menjadi Lebih Kuat
- Wamentan Sebut Selama Pandemi, Tiga Juta Petani Bertambah
- Harga Minyak Goreng Melambung, Nevi Zuairina Minta Perlindungan Konsumen Rumah Tangga Dalam Negeri
- Ini Cara untuk Menjadi Entrepreneur Sukses Kata Wagub Sumbar