UBAH LAKU : Cerita Guru di Padang yang Terinfeksi Covid-19 Usai Jalani Swab Massal

Rabu, 23 Desember 2020, 21:33 WIB | Kesehatan | Kota Padang
UBAH LAKU : Cerita Guru di Padang yang Terinfeksi Covid-19 Usai Jalani Swab Massal
Isolasi Mandiri. Ilustrasi
IKLAN GUBERNUR

"Saya tak banyak kontak dengan teman atau pun dengan orang tua murid di sekolah karena memang semua daring. Jadi, saya menerka-nerka dimana saya terpaparnya," ujar Bunga.

Semua protokol kesehatan yang dianjurkan, katanya, sudah dijalankan dengan semaksimal mungkin. Masker dan sedia hand sanitizer ketika keluar dan mencuci tangan usai keluar dari rumah juga sudah dilakukannya.

"Mungkin memang sudah musibahnya di saya. Jadi, saya hanya bisa berusaha agar bisa segera hasil tes berikutnya negatif lagi. Dan saya bisa berkaktivitas lagi," katanya.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Sumbar Siapkan Asrama Haji jadi Tempat Isolasi Mandiri

Bunga memang tak dibawa ke karantina, hanya diminta untuk isolasi mandiri oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 karena memang OTG. Ia hanya diminta untuk tetap memakai masker dan menjaga jarak kalau ada yang datang ke kos-annya.

"Saya menjalani masa-masa isolasi dari Kamis hingga Senin. Selama lima hari itu saya rajin minum susu dan minum vitamin. Bahkan saya juga rutin berjemur meski tak ada gejala apa-apa dibadan. Harapnya bisa segera sembuh," katanya.

Bunga pun mengingatkan kalau virus ini benar-benar ada. Bagi teman-teman dan orang tua murid ia juga berpesan agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang diminta pemerintah.

"Tetap pakai masker, rajin cuci tangan, dan mandi kalau sudah dari luar. Baju yang siap dipakai kalau bisa langsung dicuci. Kita tak tahu dimana virus itu akan menghinggapi kita," ujarnya.

Saat ini Bunga pun telah dinyatakan negatif Covid-19 setelah ia kembali mengikuti tes swab yang disarankan oleh pihak Puskesmas. "Ini jadi pelajaran berharga bagi saya. Kita sudah patuh saja bisa kena, apalagi yang abai dengan imbauan dan protokol kesehatan. Sayangi diri dan keluargamu, karena Corona ini benar-benar ada," tutupnya. (*)

Halaman:
1 2
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: