Nagari Sikucua Tengah Harapkan Dukungan Leonardy untuk Pengembangan Objek Wisata Lubuak Jambu

PADANG PARIAMAN, binews.id -- Masyarakat Nagari Sikucua Tengah, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, tak usah diragukan semangatnya memajukan nagarinya. Secara swadaya mereka telah mengupayakan punya objek wisata pemandian alam Lubuak Jambu.
Dikatakan, kata Wali Nagari Sikucua Tengah, Edwarman, kepada Anggota DPD RI, Leonardy Harmaini, yang berkunjung ke nagarinya, masyarakat nagarinya memberikan tanah dan tanaman secara sukarela asal untuk kemajuan nagari.
Pemandian Lubuak Jambu ini, katanya, diupayakan secara swadaya. Nagari memanfaatkan Bendungan Lubuk Jambu di aliran Batang Naras, dan genangan air di bendungan itulah yang disulap menjadi pemandian.
"Pemandian dengan sarana dan prasarana yang sederhana itu pun banyak dikunjungi masyarakat dari daerah lain. Kami optimis, tingkat kunjungan akan makin tinggi apabila sarana dan prasarana di objek wisata itu makin baik. Apalagi jika di jalur Batang Naras sesudah Lubuak Jambu bisa dikembangkan jalur olahraga air arung jeram," katanya.
Baca juga: Wabup Rahmang Resmikan Wisata Lubuak Talau
Untuk itu, dia berharap, kedatangan Leonardy ke nagari itu dapat memberikan fasilitasi terhadap peningkatan sarana dan prasarana di Lubuak Jambu. Bendungan Lubuak Jambu yang dianggarkan saat Leonardy menjabat Ketua DPRD Sumbar dulunya, kini bendungan itu dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu sumber perekonomian mereka.
"Masyarakat kami berharap sekali objek wisata Lubuak Jambu makin mampu mendatangkan kunjungan yang lebih banyak, sehingga perekonomian mereka baik. Masukan, dukungan dan fasilitasi Bapak Leonardy sangat diharapkan untuk itu," ungkapnya.
Lebih jauh soal pengorbanan masyarakatnya yang dipujikan Wali Nagari adalah pembangunan jalan selebar 8 meter dari Sikucua Tengah ke Kudu Ganting Barat. Penyerahan tanah untuk kantor nagari seukuran 30 x 30 meter dan kantor KUA pun diberikan tanah 640 meter persegi.
"Selain itu sekitar 60-an batang kelapa yang ditebang untuk kebutuhan jalan tersebut. Mereka juga ikut dalam pembukaan jalan tersebut. Demi melihat semangat itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman meminjamkanloaderdan alat berat untuk pengerukan tanah terutama untuk menguruk tebing dan meratakan tanah di perbukitan," ujarnya.
Edwarman berharap jalan yang telah terbuka hendaknya segera dikeraskan. Bahkan kalau perlu diaspal. Wali Nagari khawatir jika dibiarkan akan merimba lagi atau masyarakat melaksanakan ancamannya dengan menanam kelapa kembali di sana.
Edwarman juga mengungkapkan harapannya agar jembatan di Lubuak Lansek dibangun lagi, rehab jembatan Lubuak Jambu dan perbaikan banda irigasi Olo Mambang serta pengendalian air bah Pulau Mambang diteruskan sambungannya sepanjang 150 meter lagi ke Batang Naras.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Suhatri Bur: Nyarai Berhasil Lolos Menjadi 75 Besar Desa Wisata Terbaik Tahun 2023
- Green Talao Park Ulakan Menuju 5 Besar ADWI 2022
- Wabup Rahmang Resmikan Wisata Lubuak Talau
- Kunjungan ke Sumbar, Menparekraf Sandiaga Uno Sebut Majukan Pariwisata Perlu Geber
- Wagub Sumbar Tinjau Destinasi Wisata Padang Pariaman Hadapi New Normal