Kisah Direktur Operasi PT Semen Padang Asri Mukhtar, Pernah Jadi Loper Koran dan Penjual Es Batu

Ismansyah menyebut, Asri Mukhtar tidak hanya pintar, tapi juga selalu fokus dalam setiap hal, terutama pekerjaan.
Ismansyah berpesan kepada Asri Mukhtar untuk tidak berubah, meskipun kini Asri Mukhtar sudah menjadi leader di perusahaan semen kebangaan masyarakat Sumatera Barat dan Indonesia.
"Dulu kita pernah menjalani masa-masa sulit, setelah ayah meninggal dunia dan kondisi ekonomi keluarga berada di tingkat paling rendah. Sekarang, Asri Mukhtar telah sukses menjadi seorang leader. Untuk itu, teruslah berbuat yang terbaik untuk keluarga, perusahaan, dan bangsa Indonesia. Kami bangga dengan apa yang telah diraih Asri Mukhtar," ujarnya.
Selain saudaranya, pada Leader Cafe tersebut juga hadir sahabat Asri Mukhtar, yaitu Ahmad. Melalui rekaman video yang diputar pada Leader Cafe virtual itu, Ahmad yang merupakan teman satu kos dengan Asri ketika kuliah di ITB mengatakan, meski Asri sosok yang fokus, tapi pandai bergaul.
Tidak hanya dengan sesama mahasiswa, tapi Asri Mukhtar juga dekat dengan dosen di kampus. "Asri Mukhtar pun termasuk orang pertama di angkatannya yang diwisuda dengan masa studi 4,5 tahun. Masa tersebut, termasuk masa studi yang paling cepat di ITB," katanya.
Sebelum bergabung di PT Semen Padang, Asri Mukhtar sempat bekerja di luar negeri, yaitu di perusahaan minyak asing. Namun karena permintaan sang ibu untuk kembali ke Indonesia, Asri kemudian memutuskan untuk berhenti bekerja di perusahaan minyak asing tersebut.
Setelah itu, Asri Mukhtar kemudian bergabung di PT Semen Padang pada tahun 1991. Sebelum menjadi Direktur Operasi PT Semen Padang sejak 9 November 2020, berbagai jabatan diamanahkan perusahaan kepada Asri. Di antaranya, menjadi Kepala Biro dan ikut membangun pabrik Indarung V.
Setelah itu, menjadi Pj Kepala Departemen Perbendaharaan (13 Mei 2004 - 12 Mei 2005) dan Kepala Departemen Perbendaharaan (13 Mei 2005 - 31 Agustus 2011). Kemudian, Kepala Departemen Distribusi & Transportasi (1 September 2011 - 28 Februari 2014).
Selanjutnya, dipercaya perusahaan untuk menjadi Kepala Departemen Penjualan (1 Maret 2014 - 31 Desember 2014), Kepala Departemen Legal & GRC/MR (1 Februari 2016 - 31 Desember 2017), dan Kepala Internal Audit (1 Januari 2018 - 9 November 2020).
Dari buah perkawinannya dengan Prof.Dr.dr.Rizanda Machmud, M.Kes, Asri Mukhtar dikaruniai 4 anak, masing-masing dr. Rizkia Chairani Asri, Fadhita Maisa Asri, Nabila Hana Asri, dan Faris Hadi Asri.
Pada Leader Cafe yang dipandu Andayani Joseph, Asri Mukhtar menyampaikan bahwa sebelum masuk ITB, dirinya diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur mahasiswa undangan. Namun begitu, dirinya memilih ITB melalui jalur PMDK.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
- Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
- Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
- Kapolda Sumbar Hadiri Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari