Dokter Jantung SPH Berbagi Tips untuk Tetap Sehat Selama Berpuasa Bagi Penderita Jantung

Sabtu, 24 April 2021, 15:29 WIB | Kesehatan | Kota Padang
Dokter Jantung SPH Berbagi Tips untuk Tetap Sehat Selama Berpuasa Bagi Penderita Jantung
Dokter Jantung SPH, dr. Eka Fithra Elfi Sp. JP(K)
IKLAN GUBERNUR

"Penderita jantung dianjurkan tetap berolahraga baik saat berpuasa ataupun tidak, namun bukan aktivitas yang berat. Jika sedang berpuasa, olahraga yang disarankan yaitu seperti jalan atau bersepeda dengan durasi 15-30 menit. Kemudian, lakukanlah olahraga tersebut minimal 3 kali dalam seminggu. Jadi secara total, idealnya penderita jantung diharuskan olahraga dalam seminggu itu 150 menit," jelas Dokter Eka.

Penyakit jantung merupakan penyakit yang tidak boleh diabaikan. Dokter Eka memberitahu bahwa ada berbagai gejala yang mengindikasi bahwa seseorang menderita penyakit jantung. Namun ia menjelaskan bahwa gejala penyakit jantung bisa berbeda-beda, tergantung jenis penyakitnya. Untuk gejala umumnya, dapat berupa rasa nyeri bagian dada hingga jantung berdebar, mudah lelah hingga sesak nafas. Ada juga gejalanya berupa penyakit pembuluh darah tungkai berupa nyeri tungkai bila berjalan, kaki dingin dan kebas, luka kaki yang tidak mau sembuh, menandakan adanya penyakit arteri perifer atau penyempitan pembuluh darah tungkai.

"Sebenarnya gejala jantung itu bermacam-macam, tergantung penyakitnya. Hal itu tergantung jenis dari penyakit jantung itu sendiri seperti penyempitan pembuluh darah pada jantung, jantung koroner, atau Payah/gagal jantung. Jadi sebaiknya jika telah terasa dari gejala umum seperti yang saya sampaikan, sebaiknya dilakukan pemeriksaan untuk jaga-jaga, apalagi jika kerapkali dirasakan oleh orang yang berusia di atas 50 tahun ke atas," ujarnya.

Baca juga: Wigiyono Gelar Pengajian, Santunan Anak Yatim, dan Sunatan Massal Sambut Bulan Suci Ramadan

Dokter Eka yang menamatkan pendidikan awalnya dengan jurusan Kedokteran Umum di Unand dan tamat pada 2007. Lalu ia menyelesaikan pendidikan spesialisnya pada 2013 di perguruan tinggi yang sama dan melanjutkan pendidikan subspesialisnya di Institut Jantung Negara Malaysia sampai 2019.

Di sisi lain, katanya, ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit jantung yakni riwayat keluarga, Kadar Kolesterol Total dan LDL tinggi, Kadar Kolesterol HDL rendah, Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi), Merokok, Diabetes Mellitus, Kegemukan, hingga karena tubuh kurang berolahraga.

Menurutnya, penyakit jantung tidak hanya dari faktor keturunan, namun juga bisa didapat dari gaya hidup yang tidak sehat. Penyakit jantung, lanjutnya, selain faktor keluarga, juga disebabkan oleh penyakit penyerta yang disebabkan tidak diterapkannya pola hidup sehat. Jadi ia meminta kepada masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan.

"Jika rasanya gaya hidup yang Anda jalani tidak sehat dan ada indikasi mengarah ke penyakit jantung, segera lakukan pemeriksaan agar tidak terlambat. Di Semen Padang Hospital, kita menerima layanan pemeriksaan kesehatan jantung dan perawatan untuk penderitanya," jelasnya.

Ia menambahkan, SPH memiliki layanan unggulan untuk kesehatan jantung. Di rumah sakit tersebut tersedia diagnostik non invasif dengan ekokardiografi dan Treadmill Stress Test. Layanan ini berfungsi untuk mendeteksi kelainan struktur jantung dan penyakit jantung koroner. Kemudian diagnostik invasif dan intervensi kardiak dan periferal. Hal ini untuk mendiagnosis penyakit pembuluh darah jantung dan pembuluh darah tungkai serta melakukan tindakan pengobatannya melalui tindakan angioplasti (pemasangan balon dan ring).

"Jaga kesehatan jantung Anda dengan menjaga pola makan dan pola hidup, karena penyakit jantung bisa timbul dari banyak lemak, makanan minyak dan banyak garam. Lebih baik menjaga tubuh dari faktor resiko. Jika ada keluhan, silahkan lakukan pemeriksaan," tuturnya. (*/mel)

Halaman:
1 2
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: