Dokter Spesialis Paru SPH Ungkap Cara Diagnosa dan Terapi Penyakit Asma

Selasa, 25 Mei 2021, 16:09 WIB | Kesehatan | Kota Padang
Dokter Spesialis Paru SPH Ungkap Cara Diagnosa dan Terapi Penyakit Asma
Dokter Spesialis Paru di Semen Padang Hospital (SPH), Dr.dr. Masrul Basyar , Sp.P (K) FISR
IKLAN GUBERNUR

2. Sedimentasi: Partikel pada mukosa bronkus karena efek gravitasi.

3. Difusi: Partikel yg sangat kecil, di alveoli

Dokter Masrul juga memberikan tips dan saran untuk menjaga kesehatan bagi penderita penyakit asma, terutama di masa pandemi yakni jangan tinggalkan obat asma. Orang dengan penyakit asma masih dapat menurunkan risiko infeksi atau mengembangkan komplikasi Covid-19 yang serius. Poin pentingnya, terus gunakan inhaler asma setiap hari sesuai resep.

"Ini akan membantu mengurangi risiko serangan asma yang dipicu oleh virus pernapasan, termasuk virus corona. Pastikan kita memiliki persediaan obat asma yang cukup, termasuk inhaler perawatan dan penyelamatan," tambahnya.

Kemudian ia juga mengimbau agar penderita asma dapat mengelola stress. Dokter Masrul mengungkapkan, stres juga dapat menghambat sistem kekebalan tubuh dan orang-orang dengan asma bisa sangat stres mengetahui risiko mereka terkena komplikasi Covid-19 dapat meningkat sehingga kecemasan dapat menyebabkan serangan asma, atau memperburuknya setelah kita terkena asma.

"Pasien biasanya tahu faktor atau alergen pemicu asma mereka. Dengan menyadari hal tersebut dapat membantu mereka dalam mengelola atau bahkan menghindari serangan asma" tuturnya. (*/bi)

Halaman:
1 2 3 4
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: