Dokter Spesialis Anak di SPH Ingatkan Para Orang Tua Jangan Anggap Remeh Speech Delay pada Anak

Reseptif: tertarik mendengarkan cerita
Ekspresif: Menyebut nama, bedakan jenis kelamin, kalimat lebih panjang
Sementara itu, berikut juga disampaikan kapan orang tua harus merasa waspada jika anaknya mengalami speech delay:
Redflags Perkembangan Bicara dan Bahasa tahap 1. 'Red Flag' merupakan tanda waspada bahwa anak harus segera mendapatkan pertolongan atau tindakan
- 2 bulan, Ekspresif: tidak keluar cooing, reseptif: tidak ada reaksi terhadap suara
- 6 bulan, Ekspresif: tidak ada cooing, reseptif: tidak menoleh ke sumber bunyi
- 10 bulan, Ekspresif: tidak ada bubling, reseptif: tidak respon terhadap panggilan
- 12 bulan, Ekspresif: tidak meminta/menunjuk, reseptif: tidak mengikuti hal rutin
- 15 bulan, Ekspresif: tidak menyebut 3 kata spontan, reseptif: tidak mengerti 3 kata
Kemudian ini juga merupakan kondisi yang harus diwaspadai dengan usia dan kondisi berikut ini:
- 18 bulan, Ekspresif: kosa kata tidak bertambah, reseptif: belum mengenal bagian tubuh
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
- SPH Jadi Rumah Sakit Pertama di Sumbar Penerima Bintang Tiga dari BPJS Kesehatan
- Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
- Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
- KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025