Upaya Penanganan Dini Dapat Selamatkan Pasien Covid-19 dan Cegah Kematian
JAKARTA, binews.id -- Data Kementerian Kesehatan menyebut adanya tren peningkatan kematian pada masyarakat kelompok usia produktif. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, menyebut data menunjukkan ada 46,7% kematian berasal dari populasi diatas 60 tahun, sebesar 36,7% dari usia 46 59, dan sebesar 12,7% dari 31 - 45 tahun.
"Adanya tren kematian dari kelompok usia produktif tersebut tidak terlepas dari adanya peningkatan kasus dari kelompok umur tersebut," Wiku menjawab pertanyaan media dalam agenda Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (5/8/2014) yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia.
Jika merujuk Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), bahwa varian delta yang sudah ditemukan di hampir 132 negra di dunia telah menyebabkan kenaikan kasus sebesar 80% selama 4 minggu terakhir. Dan bagi yang terpapar, harus mendapatkan perawatan intensif agar tidak berujung pada kematian.
"Secara fakta, kematian pasien dapat meningkat peluangnya jika telambat ditangani atau dirujuk. Serta memiliki riwayat komorbid," pungkas Wiku. (*/bi)
Baca juga: Tanamkan Budaya Selamat Sejak Dini, KAI Divre II Sumbar Gelar Edukasi Sapa Sekolah di SDN 04 Gaung
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- UHC Capai 99,16 Persen, Padang Panjang Raih Penghargaan Nasional 2026
- Perkuat Modal Manusia, Prabowo Jamin Cek Kesehatan Gratis Setiap Tahun
- Gubernur Sumbar Targetkan RSAM Sebagai Salah Satu Pusat Pendidikan Dokter Spesialis Unggulan di Indonesia
- Masalah Gigi dan Anemia Jadi Temuan Utama Cek Kesehatan Gratis
- Tenaga Cadangan Kesehatan Indonesia Siap Hadapi Krisis Kesehatan Berskala Internasional






