Provinsi Sumbar Gencarkan Akselerasi Vaksinasi Covid-19

PADANG, binews.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus gencarkan upaya vaksinasi Covid-19. Hal ini menjadi pembahasan utama dalam rapat terkait pandemi yang dihadiri Gubernur, Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur, Audy Joinaldi, jajaran Forkompimda bersama seluruh Bupati dan Wali Kota se-Sumbar di Auditorium Kompleks Gubernuran maupun secara daring, Selasa (14/9/2021).
Gubernur meminta setiap Bupati dan Wali Kota memaparkan capaian berikut upaya-upaya vaksinasi yang telah dilakukan di tingkat Kabupaten dan Kota. Secara keseluruhan data vaksinasi di Sumatera Barat hingga kini telah mencapai834.357 dari sasaran sejumlah4.408.509 orang.
Capaian ini diperoleh diantaranya melalui, kerja sama yang baik dengan antara elemen pemerintah daerah dengan TNI dan Polri, melakukan sosialisai yang masive, serta membuka ruang publik sebagai tempat pelaksanaan vaksin.
Gubernur menyampaikan, Pemerintah Provinsi telah melakukan pemetaan capaian vaksinasi di Sumbar, berikut dengan kendala yang dihadapi di lapangan. Upaya ini dilakukan agar dapat semakin mengoptimalkan distribusi vaksin Covid-19. Mengingat ketersediaan vaksin saat ini yang lebih dari cukup.
Baca juga: Satgas Halal Padang Panjang Kampanyekan WHO 2024
Mahyeldi mengatakan, "Untuk mengoptimalkan vaksinasi kita akan meningkatkan kerjasama dan sinergi dengan berbagai pihak, melakukan sosialisai lebih masive dan langkah-langkah kreatif di lapangan."
"Saat ini vaksin kita di Sumbar masih punya persediaan cukup banyak. Lebih kurang di kab/kota dari seluruh jenis vaksin masih tersisa hampir 250 ribu dosis," lanjutnya.
Menanggapi Gubernur, Wagub, Audy Joinaldy, juga menegaskan, tugas pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota saat ini adalah fokus untuk menghabiskan vaksin.
"Tugas kita habiskan secepatnya, kita akan kita Tingkatkan terutama Di sekolah, termasuk sekolah tingkat menengah," ujarnya.
Sementara untuk stok vaksin, Audy mengatakan tidak perlu dikhawatirkan. Ia menyampaikan pemerintah provinsi siap mendorong ketersediaan dosis selalu tersedia melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Setelah Covid Landai, Andani: Reformasi Ketahanan Kesehatan
- SE Gubernur Sumbar, ke Hotel, Restoran Hingga Objek Wisata Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin
- Meski Pandemi Melandai, Pemerintah Tetap Lanjutkan PPKM
- Pimpin Monitoring dan Evaluasi Vaksinasi Sumbar, Wagub : Kita Berjibaku Terus
- Gubernur Mahyeldi Tegaskan Semua ASN Pemprov Sumbar Wajib Vaksin
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025