Optimalkan Dukungan Teknologi Informasi Menuju Hidup Bersama Covid-19

Hal tersebut juga dikemukakan oleh Chief Customer Officer Lazada Indonesia, Ferry Kuswono. "Di Indonesia,e-commercetelah menjadi pilihan utama untuk masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari secara aman dan nyaman. Sektor ini telah menjadi poros strategi bisnis yang umum bagi para penjual danbrandketika bisnisofflineterdampak oleh protokol keselamatan Covid-19," ujarnya.
Untuk mendukung pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan cara mengurangi mobilitas, menurut Ferry, pihaknya menyediakan variasi produk yang luas di platform, mulai dari kebutuhan sehari-hari, kebutuhan ibu dan anak, hingga kebutuhan kesehatan seperti vitamin dan masker.
Selain itu, juga terus memperkuat ekosistemeCommercesecara holistik dengan melakukan program vaksinasi di beberapa kota untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mitra kurir, pekerja logistik serta konsumen.
Baca juga: Kalapas Dharmasraya Hadiri Rapat Paripurna DPRD untuk Pidato Kenegaraan Presiden RI
"Merekalah yang terus menggerakkan perekonomian, khususnya ekonomi digital, di tengah masa yang penuh tantangan ini," ujar Ferry.
Teknologi informasi memang dapat memberikan andil besar dalam perlindungan kesehatan sekaligus membantu masyarakat hidup berdampingan dengan COVID-19. Partisipasi masyarakat untuk memanfaatkan teknologi tersebut dengan baik dan sesuai fungsinya, sangat diperlukan. "Jadi semua kembali kepada masyarakat," kata Menteri Kominfo.
"Selain itu, penerapan protokol kesehatan masih menjadi kunci dari keseimbangan antara sisi kesehatan dan sisi aktivitas ekonomi. Kewaspadaan tetap menjadi perhatian selama kita hidup berdampingan dengan Covid-19, apalagi ketika pembukaan kegiatan dilakukan secara bertahap."
Untuk itu, Menkominfo terus mengingatkan, "Ayo disiplin memakai masker dan segera vaksinasi agar diri kita terlindungi, terutama untuk kelompok lansia yang memiliki risiko tinggi namun saat ini masih rendah cakupan vaksinasinya." (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan UNP Laksanakan Praktik Kerja Lapangan di Kepulauan Riau
- Hj. Nevi Zuairina Minta Ada Transformasi Kesehatan dan Pariwisata di KEK Sanur
- PP IPPNU X Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama Gelar Peer Educator Cegah Stunting
- Gubernur Mahyeldi, Direktur dan Rektor UNP Temui Wapres Usulkan Pengembangan RSAM Bukittinggi
- Bio Farma Ajak Perempuan di Kalimantan Tengah Cegah Kanker Serviks
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025