Presiden Minta Setiap Daerah Fokus Pada Produk Unggulannya

Presiden pun mengapresiasi dukungan para kepala daerah dalam menyukseskan program vaksinasi yang menargetkan sekitar 280,27 juta penduduk Indonesia ini. "Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan Bapak, Ibu, Saudara-saudara Bupati semuanya dalam pelaksanaan vaksinasi di daerah," ujarnya.
Lebih lanjut, Presiden juga meminta para kepala daerah untuk melakukan pemantauan dan evaluasi perkembangan situasi pandemi di daerah masing-masing seiring dengan mulai dibukanya sejumlah aktivitas masyarakat, termasuk salah satunya adalah pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
"Perlu saya ingatkan, karena ini sudah hampir semuanya sudah mulai dibuka, sekolah mulai pembelajaran tatap muka, kontrol lapangan harus terus dilakukan," tegasnya.
Selain itu, meskipun saat ini situasi pandemi terkendali pada level yang rendah, Presiden kembali mengingatkan jajaran pemerintah daerah untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi kemungkinan adanya peningkatan kasus Covid-19.
"Juga cek juga kesiapan obat, kesiapan rumah sakit, meskipun saya tahu BOR (bed occupancy rate)-nya sekarang sudah rendah semuanya," tandasnya. Turut mendampingi Presiden dalam acara ini yaitu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan selaku Ketua Umum Apkasi. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Usul Koperasi sebagai Solusi Distribusi LPG 3 Kg untuk Minimalkan Kebocoran dan Perkuat Pengawasan
- Hj. Nevi Zuairina Dorong BUMN Energi Percepat Pengembangan Baterai EV dan Optimalisasi Limbah
- Awal Tahun 2025 Investor Pasar Modal Lampaui 15 Juta
- Nevi Zuairina minta Pengawasan BBM Subsidi Ditingkatkan dan Pelanggar Harus Diberi Efek Jera
- Penuhi Kebutuhan Pelanggan, PLN Sukses Tambah Jumlah SPKLU hingga 299% di Seluruh Indonesia Sepanjang 2024