Setelah Covid Landai, Andani: Reformasi Ketahanan Kesehatan

Sabtu, 06 November 2021, 16:33 WIB | Kesehatan | Provinsi Sumatera Barat
Setelah Covid Landai, Andani: Reformasi Ketahanan Kesehatan
Kepala Pusat Diagnostik Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand, Andani Eka Putra. IST
IKLAN GUBERNUR

Pada akhirnya, Andani menegaskan harus ada early warning system bencana pandemi. "Harus ada kesiapan. Karena pandemi menurut saya adalah bisa saja proses alamiah namun bisa juga rekayasa. Rekayasa melalui proses molekular engineering, di mana modifikasi dilakukan pada DNA atau RNA virus, yang awalnya hanya pada hewan, namun tiba-tiba bisa pada manusia dan bahkan dapat menularkan antar manusia. Rekayasa ini tidak sama dengan yang dianggap masyarakat selama ini, yang menyatakan bahwa pandemi itu tidak, tidak ada Covid 19. COVID-19 jelas ada, korbannya sangat banyak, saat ini lebih dari 5 juta orang. Ini bukan jumlah sedikit untuk era modern. Hampir sepadan dengan flu spanyol tahun 2018-2019 yang merenggut nyawa 50-100 juta orang," beber Andani.

Pada akhirnya, kata Andani Eka Putra kembali kepada semua, COVID 19 mungkin tidak akan pernah hilang, tapi bergeser dari Pandemi ke endemi biasa. "Namun virus-virus atau patogen yang lain bisa saja muncul lagi, mau bagaimana kita.. apa upaya kita menyelamatkan generasi mendatang, itu tugas yang harus kita rancang," ujar Andani Eka Putra. (*/bi)

Halaman:
1 2 3
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: