Kota Padang Belum Bisa Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Ini Penyebabnya
PADANG, binews.id -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang belum bisa melaksanakan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun. Pasalnya, capaian vaksinasi bagi lansia di Kota Padang masih belum tercapai.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid, Senin (13/12/2021). Dikatakannya, selain vaksinasi untuk lansia belum tercapai, vaksinasi anak ini belum bisa dilaksanakan karena belum memenuhi syarat.
"Syarat vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun ada beberapa syaratnya, di antaranya capaian vaksinasi tahap I harus di atas 70 persen. Selain itu, vaksinasi lansia harus mencapai 60 persen. Pada saat ini capaian vaksinasi lansia kita baru mencapai 42 persen," katanya.
Ferimulyani Hamid mengatakan, saat ini vaksinasi anak 6-11 tahun baru di berlakukan di Kota Jakarta. Sementara Kota Padang belum di berlakukan karena belum memenuhi syarat yang telah ditentukan.
Baca juga: Ketua Satgas PRR Targetkan Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Idulfitri 2026
Sebelumnya, dalam instruksi Menteri Dalam Negeri (Inemdagri) 66 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada saat natal dan tahun baru 2022 mengeluarkan aturan bahwa pemberlakukan vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 tahun.
Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun dimulai besok Selasa, 14 Desember 2021. Sasaran yang dicapai dalam vaksinasi tersebut mencapai 26,5 juta anak berdasarkan data sensus penduduk 2020.
Kabupaten/kota yang akan melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun adalah daerah yang telah mencapai cakupan vaksinasi dosis 1 di atas 70 persen dan cakupan vaksinasi Lansia di atas 60 persen. Sedangkan jenis vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun akan menggunakan vaksin jenis Sinovac.
Berdasarkan informasi dari sehatnegeriku.kemkes.go.id, baru 11 provinsi yang sudah memenuhi kriteria tersebut, yakni Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Bali. (*/mel)
Baca juga: Kasatgas Tito: Pembersihan Lumpur Jadi Kunci Pemulihan Pascabencana di Sumatera
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Wako Fadly Amran: Pengembangan RSUP Dr. M. Djamil Sejalan dengan Visi Kota Padang
- Wako Fadly Amran ikut Sambut Tim Penilai RSUP Dr M Djamil dari Bappenas
- Padang Rancak Award 2026 Kembali Digelar, Dicari RT Terbersih dan Terindah
- Sinergi Kemanusiaan di HUT ke-116, Donor Darah Semen Padang Berhasil Kumpulkan 369 Kantong Darah
- Perkuat Komitmen Cegah Narkoba Masa Angleb, KAI Divre II Sumbar Bersama BNN Sumbar Laksanakan Random Check P4GN






