Angka Kesembuhan COVID-19 Meningkat Mencapai 4.110.811 Orang

JAKARTA, binews.id - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 15 Desember 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 237 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.110.811 orang (96,5%).
Pada kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang 41 kasus dan totalnya menjadi 4.864 kasus (0,1%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 205 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.259.644 kasus.
Disamping itu, pasien meninggal bertambah 9 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.969 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 309.133 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 4.198 kasus.
Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 875.819 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 148 juta orang atau 148.344.215 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 883.838 orang dan totalnya meningkat melebihi 104 juta orang atau angka tepatnya 104.522.156 orang. Serta penerima harian vaksin ke-3 angka bertambah 2.049 orang dengan kumulatifnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.263.846 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.
Baca juga: KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Barat menambahkan 57 orang dan kumulatifnya 692.942 orang, diikuti Jawa Tengah menambahkan 33 orang dan kumulatifnya 455.330 orang, DKI Jakarta menambahkan 27 orang dan kumulatifnya 850.618 orang, Jawa Timur menambahkan 25 orang dan kumulatifnya 369.933 orang serta DI Yogyakarta menambahkan 23 orang dan kumulatifnya 151.355 orang.
Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Barat menambahkan 52 kasus dan kumulatifnya 708.448 kasus, diikuti Jawa Tengah menambahkan 29 kasus dan kumulatifnya 486.687 kasus, Jawa Timur menambahkan 28 kasus dan kumulatifnya 399.797 kasus, DKI Jakarta menambahkan 23 kasus dan kumulatifnya 864.449 kasus serta Sulawesi Tengah menambahkan 10 kasus dan kumulatifnya 47.203 kasus.
Selain itu, per hari ini terdapat 4 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Yaitu Jawa Tengah menambahkan 5 kasus dan kumulatifnya 30.260 kasus serta Jawa Timur menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 29.721 kasus. Jawa Barat dengan kumulatifnya 14.749 kasus. Sementara 2 provinsi lainnya menambahkan 1 kasus. Antara lain, Lampung dengan kumulatifnya 3.864 kasus dan Kalimantan Tengah dengan kumulatifnya 1.407 kasus.
Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 59.039.281 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.896.373 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 49.472.271 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,11% dan positivity rate spesimen mingguan (5 - 11 Desember 2021) di angka 0,12%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 14 spesimen.
Baca juga: KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 213.858 orang dan kumulatifnya 39.664.716 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 35.405.072 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 213.653 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,10% dan positivity rate orang mingguan (5 - 11 Desember 2021) di angka 0,09%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan UNP Laksanakan Praktik Kerja Lapangan di Kepulauan Riau
- Hj. Nevi Zuairina Minta Ada Transformasi Kesehatan dan Pariwisata di KEK Sanur
- PP IPPNU X Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama Gelar Peer Educator Cegah Stunting
- Gubernur Mahyeldi, Direktur dan Rektor UNP Temui Wapres Usulkan Pengembangan RSAM Bukittinggi
- Bio Farma Ajak Perempuan di Kalimantan Tengah Cegah Kanker Serviks
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025