PHRI Mulai Program Pulih dan Bangkit Pariwisata Indonesia Dari Sumatera Barat

"Sejalan dengan itu, jajaran Pemprov Sumbar melalui OPD terkait juga akan membenahi berbagai sarana dan fasilitas pendukung, sehingga Tahun 2023 nanti kita akan meluncurkan Visit Beautiful West Sumatra. Semangat sinergi dan kolaborasi jadi dasar karena memang tidak bisa dilakukan sendiri dan perlu dukungan dari banyak pihak," sambung gubernur.
Rakernas II PHRI Tahun 2022 ini dihadiri perwakilan BPD PHRI dari 26 provinsi. Ketua BPD PHRI Sumbar, Rina Pangeran, mengatakan kegiatan diawali dengan Rapimnas dan dilanjutkan dengan Rakernas.
Pelaksanaan Rakernas menurut Rina juga sudah menerapkan prokes ketat, dimana seluruh peserta wajib memiliki bukti tes PCR, lalu harus tes antigen kembali setelah berada di Sumbar.
Baca juga: Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
"Alhamdulillah antusias kehadiran peserta ke Ranah Minang sangat tinggi. Peserta hadir dari 26 provinsi. Mohon dukungan penuh bapak gubernur agar pariwisata kita pulih dan bangkit kembali," ucap Rina.
Turut hadir dalam jamuan makan malam Rakernas PHRI tersebut, Sekjen BPP PHRI Pusat, Maulana Yusran, tokoh perantau dan sejumlah kepala OPD dilingkup Pemprov Sumbar.
Jamuan makan malam ini juga dimeriahkan dengan penampilan Tari Sakato, sebuah tari pasambahan kreasi dari Sanggar Seni Abai Sakato, Solok Selatan, yang mendapat aplaus dari peserta Rakernas. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Bimtek Branding Digitalisasi
- Permudah Akses Perbankan untuk UMKM, Pemko Padang Bersinergi dengan CIMB Niaga
- Evaluasi untuk Adinata Syariah 2025, Gubernur Mahyeldi Targetkan Sumbar Kembali Raih Juara Umum
- OJK: Likuiditas Perbankan 2025 Masih Ketat, Sektor Pertanian Perlu Digenjot
- Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Inisiasi Pemprov dan Pertamaina Terkait Stabilisasi Stok BBM