Pertanian Jadi Andalan Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Sumbar Sampaikan Nota LKPJ Kepala Daerah 2021

PADANG, binews.id -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Buya Mahyeldi, menyampaikan Nota Pengantar atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun Anggaran 2021 pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang digelar di Ruang sidang Utama Gedung DPRD Sumbar, Senin (21/2/2022).
Penyampaian LKPJ ini merupakan bentuk pertanggungjawaban gubernur untuk tahun pertama dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Provinsi Sumbar Tahun 2021-2026.
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sumbar, Supardi, dilaksanakan secara hybrid dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Sebagian anggota DPRD hadir secara langsung, dan sebagian lainnya hadir secara daring.
Dalam penyampaiannya, Gubernur Mahyeldi memaparkan gambaran umum kondisi Sumbar di tahun 2021 yang masih dilanda pandemi Covid-19, sementara disaat yang sama juga menerapkan beberapa kebijakan dalam rangka pemulihan ekonomi. Berdasarkan data BPS, tercatat pertumbuhan ekonomi Sumbar mencapai 2,19 persen sampai triwulan III 2021.
Baca juga: DPRD Padang Dukung Wacana Surat Keterangan Bebas HIV/AIDS untuk Calon Pengantin
Beberapa kategori utama penunjang pertumbuhan ekonomi tersebut adalah lapangan usaha pertanian, perikanan dan kehutanan, perdagangan besar-eceran, kontruksi, transportasi dan pariwisata.
"Tahun 2021, kita melakukan orientasi baru tanpa mengabaikan target kinerja dalam RPJMD, sebagaimana arahan Presiden agar fokus pembangunan harus mendukung upaya pemulihan akibat dampak pandemi Covid-19," ujar gubernur.
Selanjutnya gubernur juga menguraikan mengenai kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah yang terdiri atas pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah. Termasuk juga kinerja penyelenggaraan urusan pemerintahan, terutama terkait dengan urusan wajib pelayanan dasar.
Beberapa program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka mendukung visi misi daerah, diantaranya menurut gubernur adalah pembangunan SMA/SMK baru berdasarkan potensi daerah, sanitasi yang layak di sekolah, menjadikan Masjid Raya Sumbar sebagai pusat pembelajaran ABS SBK dan wisata religi, mencetak 100 ribu milenial dan woman entrepreneur serta program strategis nasional (PSN) jalan tol Pekanbaru-Padang.
Baca juga: DPRD Sumbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Gubernur atas Ranperda SPBE
"Pembangunan jalan tol seksi Sicincin - Padang sudah masuk tahap konstruksi dengan realisasi fisik 45,25 persen dan lahan 36,01 persen. Direncanakan tahun 2023 sudah dapat dioperasionalkan. Sedangkan untuk tiga seksi lainnya masih dalam proses basic design," tambah gubernur.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- DPRD Padang Dukung Wacana Surat Keterangan Bebas HIV/AIDS untuk Calon Pengantin
- DPRD Sumbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Gubernur atas Ranperda SPBE
- Wigiyono Gelar Pengajian, Santunan Anak Yatim, dan Sunatan Massal Sambut Bulan Suci Ramadan
- Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tampung Aspirasi Masyarakat Kecamatan Padang Timur
- Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi Masyarakat di Hari Terakhir Reses Perseorangan