FESTIVAL PAMALAYU JILID DUA AKAN SEGERA DIGELAR, Sutan Riska : Ruang Lingkup Kegiatan Lebih Luas

Kamis, 24 Februari 2022, 16:51 WIB | Hiburan | Kab. Dharmasraya
FESTIVAL PAMALAYU JILID DUA AKAN SEGERA DIGELAR,  Sutan Riska : Ruang Lingkup Kegiatan...
Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, saat diskusi mengenai Festival Pamalayu. IST
IKLAN GUBERNUR

DHARMASRAYA, binews.id -- Sejarah tidak hanya menjadi bagian untuk mengkaji kisah di masa lalu. Akan tetapi lebih dari itu, sejarah dapat dijadikan sebagai pelajaran, kebajikan, motivasi serta inspirasi masa kini dan di masa depan. Banyak peristiwa yang meski terjadi ratusan atau bahkan ribuan tahun lalu masih relevan dinapaktilasi untuk diambil hikmahnya oleh gerenasi-generasi sesudahnya.

Salah satu sejarah yang masih memiliki kolerasi di masa kini adalah peristiwa yang dipelopori Prabu Kertanegara dari Kerajaan Singosari pada tahun 1275--1286, untuk menyatukan Nusantara melalui sebuah ekspedisi. Oleh para sejarawan peristiwa itu kemudian dikenal sebagai Ekspedisi Pamalayu.

Hikmah yang paling urgen dari Ekspedisi Pamalayu tentu saja adalah unifikasi seluruh potensi yang ada di Nusantara terutama kekuatan kerajaan di pulau Jawa dan di pulau Sumatera (Malayu) untuk membendung ekspansi Kerajaan Mongol yang membabat habis seluruh daratan Asia bahkan Eropa saat itu.

Diksi unifikasi ditonjolkan disini karena sesungguhnya filosofi yang diinginkan Prabu Kertanegara melalui peristiwa itu adalah persahabatan dan persaudaraan agar seluruh bangsa Nusantara bersiap secara bersama menghadapi upaya penaklukan dari kaum Mongol yang terkenal barbar itu. Argumentasi bahwa Ekspedisi Pamalayu bukanlah sebagai ekspansi dapat dibuktikan dengan Arca Amoghapasa, yang dikirimkan Singosari untuk di tempatkan di Dharmasraya yang saat itu berjaya sebagai kekuatan utama di Pulau Swarnabhumi sebagai tanda mata.

Baca juga: Wakil Bupati Dharmasraya Minta Pengurus Masjid Jangan Larang Anak ke Mesjid

Prasasti Padangroco, tempat dipahatkannya Arca Amoghapasa menyebutkan bahwa arca tersebut adalah hadiah persahabatan dari Maharajadhiraja Kertanagara untuk Maharaja Tribhuwanaraja (Raja Dharmasraya).

Prasasti Padangroco juga menyebutkan bahwa Arca Amoghapasa diberangkatkan dari Jawa menuju Sumatera dengan diiringgi beberapa pejabat penting Singosari di antaranya Rakryan Mahamantri Dyah Adwayabrahma, Rakryan Sirikan Dyah Sugatabrahma, Payaman Hyang Dipangkaradasa, dan Rakryan Demung Mpu Wira. Keberangkatan beberapa pejabat penting dari Singosari untuk mengawal hadiah dari Sang Maharaja tentu merupakan signal soft diplomations yang jauh dari kesan penaklukan.

Jika dihubungkan dengan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia dan isu-isu kekinian, Sejarah Ekspedisi Pamalayu tentu saja masih sangat relevan untuk menggelorakan semangat persatuan bangsa. Hal inilah yang menjadi dasar Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Bupati Dharmasraya, yang merupakan salah satu raja di Tanah Malayu Dharmasraya saat ini, bersama sejumlah pihak menggagas sebuah napaktilas peristiwa penting itu pada Agustus 2019 sampai Januari 2020 yang lalu.

Tak dinyana, acara yang bertajuk Festival Pamalayu itu, yang awalnya dipandang skeptis oleh segelintir pihak, ternyata alek budaya tersebut dengan luar biasa mampu menyedot animo publik. Topik Pamalayu menjadi trending di ruang-ruang diskusi, baik di dunia nyata dan apalagi di jagat maya. Ribuan orang dari berbagai daerah mengunjungi Dharmasraya dan pusat kegiatan di Komplek Candi Pulau Sawah Nagari Siguntur Kecamatan Sitiung untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Baca juga: Wabup Leli Arni Ajak ASN Dukung Wujudkan Visi Dharmasraya Sejahtera Merata

Iven ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap budaya, peninggalan purbakala secara fisik maupun nilai-nilai mulia para leluhur. Atraksi budaya mampu menjadi medan magnet masyarakat. Nilai-nilai luhur menjadi penelitian dan dikaji baik oleh ilmuwan maupun masyarakat awam. Berbagai tulisan ilmiah pun bermunculan baik di jurnal, media massa ataupun dalam bentuk buku.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: