DPRD Bersama OPD Antisipasi Merebaknya Wabah PMK di Sumbar
"Penyebaran bisa melalui ternak, makanan ternak, angkutan ternak , melalui angkutan orang termasuk juga angin yang berjarak 30 meter," ujar Arkadius.
Maka itu, dia meminta kepada pemerintah bagaimana mengamankan sekitar 500 ribu sapi yang dimiliki di Sumbar.
Selanjutnya, bagaimana tehnis mengatur lalu lintas perdagangan, sehingga sapi-sapi berada diluar yang terkena PMK ini tidak masuk ke Sumbar.
Baca juga: Layanan Kesehatan Semakin Merata, Kota Padang Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
"Terkait dengan lebaran idul adha, persyaratan untuk sapi qurban tersebut adalah disamping cukup umur ,tidak sakit, tidak cacat dan lain sebagainya," papar Arkadius.
Dalam rapat tersebut ada catatan, meminta kepada gubernur menyiapkan anggaran khusus untuk penanggulangan PMK, baik berkaitan dengan alat persediaan diri, insfektan, obat-obatan, dan juga vaksin.
Ditambahkan Anggota komisi II lainya Yusuf Abit, DPRD Sumbar meminta dinas terkait agar seger mengantispasi kemungkinan terburuk, apalagi berkaitan dengan hewan qurban, sehingga masyarakat memang mendapatkan uang sehat untuk disembelih.
"Kita meminta pemerintah yakni dinas terkait untuk melakukan langkah-langkah terbaik, hewan qurban benar-benar sehat sesuai dengan perintah agama," tutup Yusuf Abit. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Wako Fadly Amran: Pengembangan RSUP Dr. M. Djamil Sejalan dengan Visi Kota Padang
- Wako Fadly Amran ikut Sambut Tim Penilai RSUP Dr M Djamil dari Bappenas
- Padang Rancak Award 2026 Kembali Digelar, Dicari RT Terbersih dan Terindah
- Sinergi Kemanusiaan di HUT ke-116, Donor Darah Semen Padang Berhasil Kumpulkan 369 Kantong Darah
- Perkuat Komitmen Cegah Narkoba Masa Angleb, KAI Divre II Sumbar Bersama BNN Sumbar Laksanakan Random Check P4GN






