Gubernur : Pengelolaan Medsos OPD Sumbar Hebat, Kita Pastinya Bisa

BUKITTINGGI, binews.id -- Tantangan dan daya saing inovasi serta kreatifitas penyebaran informasi antar daerah di Indomesia terus tumbuh. Sumatera Barat akan jadi provinsi hebat jika semua komponen pembangunan daerah bersinergi dan berkalaborasi dengan berbagai potensi termasuk sinergi dan kalaborasi seluruh OPD dilingkungan provinsi Sumbar dalam hal pengelolaan media sosial.
Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) yang diwakili Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Drs. Maifrizon, MSi saat membuka secara resmi workshop Pengelolaan Media Sosial Dilingkungam Pemprov Sumbar di Bukittinggi, Rabu (27/7/2022).
Gubernur Sumbar katakan, perkembangan teknologi informasi dan meningkatkan pemanfaatan media sosial saat ini tidaklah dapat dipungkiri pelayanan informasi tidak lagi hanya secara media konvensional akan tetapi juga mesti hadir dalam pemanfaatan media sosial yang secara langsung berhadapan dengan publik, netizen yang aktif di media sosial.
"Kita menyadari beberapa daerah telah memanfaatkan kekuatan media sosial sebagai wadah penyebaran informasi pemerintahan dan pengelolaan informasi kegiatan pimpinan. Kita Sumbar tentunya akan melakukan hal yang sama untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Kita pasti bisa jika bersama-sama," imbuhnya.
Baca juga: Calon Wakil Walikota Padang, Hidayat Mencoblos di TPS 22 Surau Gadang
Gubernur juga tegaskan, sesuai aturan yang berlaku dalam penyelenggaraan pemerintah daerah setiap OPD dilingkungan pemprov Sumbar perlu proaktif dan inovasi melakukan pengelolaan media sosial dalam rangka menyebarkanluaskan informasi program, kegiatan dan hal-hal yang bersifat teknis terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
"Biro Adpim akan selalu bersinergi dan berkalaborasi mendorong setiap OPD dalam pengelolaan media sosial setiap OPD seperti yang dilakukan workshop pengelolaan media sosial ini untuk wawasan dan motivasi aparatur OPD memberikan pelayanan informasi pemerintah Sumbar dengan cara kekinian. Dan diakhir tahun akan ada evaluasi penilaian reward siapa OPD pengelola medsos terbaik " ujarnya.
Kabag Materi Komunikasi Pimpinan (Makopim) Biro Adpim Zardi Syahrir, SH.MM dalam kesempatan itu juga menambahkan perlunya pengelolaan media sosial oleh OPD selain aturan UU 14/2008 KIP, UU 23/2004 Pemerintah Daerah juga Permen PAN-RB 83/2012 Pedoman Pemanfaatan Media Sosial Instansi Pemerintah
"Prinsip pengelolaan medsos instansi pemerintah yakni, kredibel menjaga krediblitas sehingga informasi yang disampaikan akurat, berimbang, dan keterwakilan, integritas, menjaga etika,profesional, keahlian, dan keterampilan, responsif,terintegrasi, keterwakilan, yakni pesan yang disampaikan mewakili kepentingan instansi pemerintah, bukan kepentingan pribadi," katanya.
Baca juga: Hendri Septa - Hidayat Ajak Pemilih Gunakan Hak Suara
Zardi tambahkan, sementara etika yang perlu ditegakkan menjunjung tinggi kehormatan instansi pemerintah, memiliki keahlian, kompetensi, objektivitas, kejujuran, dan integritas menjaga rahasia negara dan melaksanakan sumpah jabatan menegakkan etika yang berlaku agar tercipta citra dan reputasi instansi pemerintah menghormati kode etik pegawai negeri menyampaikan dan menerima informasi publik yang benar, tepat, dan akurat.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
- Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
- Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
- Kapolda Sumbar Hadiri Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari