Dispora Sumbar Gelar Kejurnas Pencak Silat 2022 di Payakumbuh
Supardi: Ini Langkah Pembinaan dan Pendalaman Sejak Dini untuk Raih Prestasi

PAYAKUMBUH, binews.id -- Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar gelar Kejuaraan Nasional Pencak Silat antar Satuan Tingkat Pendidikan Nasional tahun 2022 pada 6-8 September 2022 di Kota Payakumbuh.
Kejurnas Pencak Silat ini merupakan kegiatan yang digagas oleh Dispora Sumbar sebagai ajang kompetisi pencak silat ditingkat nasional yang bertujuan tidak hanya untuk menjalin silaturahmi namun juga untuk mencari atlit berprestasi guna ajang Pekan Olahraga Nasional berikutnya.
Ketua IPSI Sumbar Supardi mengatakan pencak silat Sumbar saat ini berjalan sebagaimana mestinya yang dibina dan dikembangkan oleh sasaran atau perguruan masing masing.
"IPSI maupun pemerintah tentunya terus memberikan stimulus atau fasilitas berkompetisi menuju prestasi yang diharapkan dan saat ini pun pemerintah atau pihak terkait belum mampu menyentuh secara dini pembinaan serta pendalaman ke arah prestasi karena keterbatasan, sehingga masih di dominasi oleh perguruan dan sasaran pencak silat yang ada," katanya, Sabtu, 3 September 2022.
Baca juga: Program Ketahanan Pangan Satbrimob, 10 Ribu Bibit Ikan Dilepas di Kolam Silaing Bawah
Kemudian hadirnya Kejurnas ini merupakan langkah yang dilakukan IPSI bersama Dispora Sumbar untuk melakukan pengembangan ke depan yaitu mulai dilakukan pembinaan dan diarahkan secara dini, baik itu pengenalan maupun pendalaman serta pembinaan ke arah prestasi.
"Ini wajib dan harus di lakukan mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan dan kab kota yang dilanjutkan demgan kompetisi berkelanjutan sampai ke tingkat provinsi sehintga hasil ini akan terlihat dengan kompetitif dan terukur serta dapat dilakukan evaluasi," ujarnya.
Ia berharap adanya pembinaan secara dini oleh perguruan dan sasaran dengan difasilitasi oleh pihak ketiga atau pemerintah daerah secara berkelanjutan.
"Menetapkan cabang pencak silat sebagai cabang wajib, sebagai budaya bangsa dan sebagai cabang di DBON dan semoga IPSI dan Dispora dapat terus konsisten memfasilitasi kompetisi mulai tingkat daerah dan provinsi bahkan tingkat nasional seperti saat ini," katanya.
Baca juga: Si-Enda Ajak Konsumen Pasar Rakyat dan Pasar Modern Disiplin Terapkan Prokes
Sementara itu, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Rasydi Sumetry menambahkan kegiatan ini sendiri diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada pelajar yang menekuni Pencak Silat di seluruh Indonesia untuk mewakili IPSI Provinsi, Perguruan atau Klub Pencak Silat Provinsi se-Indonesia untuk berkompetisi meraih prestasi.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Bukittinggi Gelar Event Jam Gadang Criterium Tahun 2024
- Hj. Nevi Zuairina Hadiri Senam Massal di Payakumbuh Bersama Aktivis Ibu-Ibu dan Remaja Putri
- Yendri Bodra Resmi Jadi Ketua Lemkari Kota Payakumbuh, Leonardy Ajak Tingkatkan Prestasi
- Milad ke-60, Supardi: Perguruan Silat Tapak Suci Muhammadiyah Telah Lahirkan Ribuan Pesilat
- Ketua DPRD Sumbar Supardi Diangkat Sebagai Pendekar Muda Tapak Suci Muhammadiyah