Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Limapuluh Kota Gelar Bimtek Aplikasi Srikandi

LIMAPULUH KOTA, binews.id --Guna meningkatkan pemahaman dan mampu mengimplementasikan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) yang baik agar terwujudnya peningkatan pelayanan publik yang berkualitas, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Srikandi bagi admin Srikandi di seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis-Jum'at, (01- 02/12/2022) di Aula Homestay Tombak Resto, Taeh Bukik.
Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Bupati Limapuluh Kota yang diwakili Sekretaris Daerah Widya Putra dan didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Radimas dan seluruh Pejabat Administrator Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut, Sekda Widya Putra mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atas terselenggaranya Bimtek yang dinilai akan meningkatkan pemahaman kepada aparatur yang bertanggung jawab dalam memperlakukan arsip yang baik dan benar.
"Aplikasi SRIKANDI yang dikembangkan oleh ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) merupakan salah satu bagian penting dalam pengelolaan kearsipan yang jadi pendukung tata kelola pemerintahan berbasis elektronik,'' ungkap Sekda Widya Putra.
Baca juga: Wakil Bupati Dharmasraya Minta Pengurus Masjid Jangan Larang Anak ke Mesjid
Dilanjutkannya, Aplikasi SRIKANDI sangat diharapkan dapat diimplementasikan di Kabupaten Limapuluh Kota sehingga akan jadi lompatan besar bagi daerah dalam rangka penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Kemudian ia menjelaskan Aplikasi SRIKANDI tentunya akan mempercepat pekerjaan, meningkatkan kinerja, produktivitas, efektivitas serta memudahkan mengakses informasi.
"Kami tegaskan bahwa Bimtek hari ini dapat berjalan maksimal sehingga Aplikasi SRIKANDI dapat kita implementasikan di Kabupaten Limapuluh Kota," ujar Widya Putra. Selanjutnya Sekda Widya Putra berharap pola pengelolaan arsip dapat bertransformasi dari penggunaan kertas menjadi berbasis elektronik, begitupun dengan penyimpanan arsip maupun proses pengiriman surat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Limapuluh Kota sekaligus Ketua Panitia, Radimas memaparkan bahwa salah satu tupoksi Dispusip adalah penyelenggaraan, penyediaan, pengembangan, pembinaan, pemantauan, pengendalian dan evaluasi penyelenggaraan kearsipan bagi admin pengelola arsip di seluruh Perangkat Daerah Pemkab Limapuluh Kota.
Kemudian dilanjutkan Radimas, Bimtek Srikandi menghadirkan narasumber yang berasal dari Arsip Nasional Republik Indonesia, yakni Arsiparis Ahli Madya Hafid Furqon dan Priyono Widodo. Radimas mengatakan, Bimtek SRIKANDI dilaksanakan selama dua hari dengan peserta berjumlah 50 orang.
Baca juga: Wabup Leli Arni Ajak ASN Dukung Wujudkan Visi Dharmasraya Sejahtera Merata
"Melalui bimtek ini diharapkan akan tercipta Admin SRIKANDI yang memiliki kompetensi untuk mengelola arsip di masing-masing Perangkat Daerah yang berbasis digital," harap Radimas.(Ly)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Ketua DPRD Sumbar, Dorong Maek dan Menhir jadi Destinasi Wisata Minat Khusus
- Festival Maek Dibuka Gubernur dan Bupati Lima Puluh Kota, Supardi: Maek Siap Menjadi Destinasi Wisata Arkeolog Global
- Hj. Nevi Zuairina Berpartisipasi di Semarak Ramadhan Sekaligus Mengumpulkan Zakat di Kecamatan Harau
- Resmikan Rumah Tahfizh Riyadhul Qur'an di Nagari VII Koto Talago, Ketua DPRD Sumbar Supardi: Lahirkan Generasi Qur'an
- Anggota DPR RI Nevi Zuairina Dukung Pengembangan Situs Cagar Budaya Geopark 1000 Menhir Maek
Wabup Candra Buka Musda DPD KNPI Kabupaten Solok ke XIV Tahun 2025
Gaya Hidup - 26 Februari 2025
Dekranasda Kota Padang Tampilkan Produk Unggulan di INACRAFT 2025
Gaya Hidup - 07 Februari 2025