Ingin Seleksi KI Objektif, Top Media dan Organisasi Pers Hearing dengan DPRD Sumbar
PADANG, binews.id --- Babak baru seleksi Komisi Informasi (KI) Sumbar untuk periode jabatan 2023-2027 mulai memanas.
Proses penilaian akhir sudah dilakukan, tapi komisioner terpilih telah beredar. Hal itu tentu mengusik kalangan jurnalis yang pro objektivitas dalam memilih lembaga sebagai pengawal keterbukaan informasi publik, berdasarkan Pasal 28 UUD 1945, UU 14 Tahun 2008 dan Perki 4 tahun 2016 tentang Seleksi Komisi Informasi.
Belasan top media tergabung di PWI, JPS, IJTI, PJKIP dan PFI hadiri hearing dengan Pimpinan DPRD Sumbar langsung diterima Ketua DPRD Supardi, Wakil Ketua, Suwirpen dan, Ustaz Irsyad Syafar, Jumat (3/1/2023) di Ruang Sidang Khusus I.
"Kami tidak demo, kami menyampaikan aspirasi secara elegan soal seleksi KI, yang kami tahu, Ketua DPRD tidak tukang tanda tangan hasil saja," ujar Novrianto Ucok sebagai juru bicara pada hearing tersebut.
Baca juga: RSUD Arosuka Terus Berbenah, Bupati Solok Minta Layanan Kesehatan Ditingkatkan
Ketua DPRD Sumbar, Supardi, pada hearing dengan top media sebelum salat jumat tadi itu menegaskan nama komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar 2023-2027 itu anggap saja kabar burung.
"Belum ada pengumuman resmi dari DPRD Sumbar, jadi anggap saja nama beredar itu kabar burung, forum hearing ini tidak perlu ada perdebatan, DPRD bekerja sesuai dengan regulasi dan Tatib DPRD sendiri," ujar Supardi didampingi Wakil Ketua DPRD Sumbar Ustaz Irsyad Syafar dan Suwirpen.
Pada saat penyampaian aspirasi secara bergantian disampaikan Isa Kurniawan, Defri Mulyadi, Saribulih, Effendi dan Adrian Tuswandi, dialog aspirasi dipimpin langsung Ketua DPRD Supardi.
"Kami ini pekerja beralaskan profesional, sehingga itu ketika hasil objektif kami tidak akan bergejolak, namun kalau penilaian objektif apalagi didasari karena bingitisasi," ujar Adrian Tuswandi yang pernah mengikuti dua kali fit and proper test, Komisi I DPRD Sumbar yaitu 2014 dan 2019.
Baca juga: Bersama Bupati, Bunda LH Serahkan Bantuan APD dan Sembako untuk Petugas Kebersihan
Isa Kurniawan menekankan supaya komposisi KI Sumbar periode 2023-2027 proporsional antara incumbent dengan komisioner lainya. Defri Mulyadi yang juga Ketua IJTI menekankan secara tidak tertulis dan sudah menjadi kebiasaan komparisi itu harus ada unsur pers.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027 di Tengah Tekanan Anggaran dan Beban Pascabencana
- DPRD Sumbar Soroti Isu LGBT, Tekankan Penguatan Nilai Adat dan Regulasi
- Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Setujui LKPJ Wali Kota 2025
- Evi Yandri Rajo Budiman Dukung Program PJKIP Kota Padang, Siap Perjuangkan di APBD
- Penguatan Peran Tim Ahli Jadi Kunci Optimalkan Kinerja DPRD Sumbar






