Kerjasama Dengan Bulog, Pemko Bukittinggi Sukses Kendalikan Inflasi

BUKITTINGGI - Hasil kerjasama Pemerintah Kota Bukittinggi dengan Bulog, telah berhasil mengendalikan angka inflasi.
Untuk Januari 2023, inflasi Kota Bukittinggi berada di angka 0,39, turun dibandingkan angka inflasi Desember 2022, yang berada pada 0,66.
"Alhamdulillah, perkembangan inflasi Bukittinggi bulan Januari 2023 turun dibanding angka inflasi Desember 2022. Pada Desember 2022 itu, angka inflasi Bukittinggi berada pada 0,66, sedangkan Januari 2023, turun ke angka 0,39" ujar Kepala Bagian Perekonomian Setdako Bukittinggi, Ahda Hidayat.
Upaya yang dilakukan diantaranya, melakukan pemantauan harga dan stok setiap hari, menerbitkan surat edaran dari Wali Kota Bukittinggi tentang pengendalian inflasi, bekerjasama dengan Bulog sub divre Bukittinggi untuk gelar operasi pasar di 24 kelurahan.
Baca juga: Suasana Haru dan Rinai Tandai Pamit Sutan Riska dan Isteri kepada ASN Dharmasraya
Pemko sendiri bekerjasama dengan BPR Syariah Jam Gadang, serta menyalurkan bansos dan subsidi margin untuk UMKM melalui Tabungan Utsman.
Sementara Wakil Walikota Bukittinggi, Marfendi, mengatakan, Tabungan Utsman membantu warga untuk mendapatkan permodalan. Tahun 2022 lalu dengan subsidi Rp 2,5 milyar disalurkan pembiayaan sebesar Rp 14,5 milyar untuk 1.956 orang. Tahun 2023 ini, disediakan lagi subsidi Rp 2,5 milyar, dengan realisasi pembiayaan per 17 Februari 2023, sebesar Rp 4,5 milyar, dengan nasabah penerima manfaat 520 orang.
Sehingga realisasi sejak 23 Maret 2022, pembiayaan yang disalurkan sebesar Rp 17,5 milyar dengan total nasabah 2226 orang,rinci Marfendi.
Selain itu, Pemko juga melaksanakan pencanangan gerakan menanam bawang merah, penciptaan lapangan kerja, subsidi transportasi sebesar Rp 400 juta dan pemberian alat dan mesin pertanian untuk peningkatan produksi pangan.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Bukittinggi, M. Fakhri Firdaus, menambahkan, operasi pasar di 24 Kelurahan merupakan inisiasi dari Bulog bersama TPID Bukittinggi untuk menjawab keadaan di Kota Bukittinggi yang mengalami kenaikan harga pangan akibat inflasi.
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif
- Sekretariat DPRD Sumbar Pertahankan Predikat OPD informatif
- Ketua DPRD Kunjungi RSAM Bukittinggi: Didorong Beri Masyarakat Pelayanan Terbaik
- Ciptakan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Melek Keterbukaan Informasi
- Komisi Informasi Sumbar Gelar Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi di Bukittinggi