Gubernur Klaim Inflasi Sumbar Terkendali

Memasuki triwulan dua nanti menjelang ramadhan dan lebaran ada beberapa komunitas yang perlu kita waspadai juga.
"Selain cabai merah, bawang merah dan bawang putih, untuk saat ini kita juga perlu mewaspadai kenaikan harga gula pasir karena memang pasokan nya agak terganggu," kata Wahyu.
Untuk mengendalikan inflasi, Wahyu menjelaskan, sesuai dengan arahan Gubernur Sumbar, TPID setiap bulannya diminta menyiapkan database lengkap mengenai kebutuhan pangan, produksi dan permasalahan hambatan dalam pengendalian inflasi, seperti apa penyebabnya dan berapa kebutuhan.
Baca juga: Pemprov Sumbar Salurkan Dana Bagi Hasil Rp265 Miliar ke 19 Kabupaten/Kota, Pesisir Selatan Terbesar
Disamping itu, tingkatkan koordinasi dan kekompakan antar TPID, antar instansi disetiap kabupaten dan kota dalam menjaga ketersediaan pasokan menjelang penyelenggaraan beberapa event besar di Sumatera Barat. Begitu juga dengan peran TPID seperti Bulog, Pertamina, PLN, Maskapai penerbangan dan instansi terkait lainnya harus saling menguatkan.
Dan persiapan menghadapi Ramadhan nanti dalam hal kecukupan pasokan , mengadakan operasi pasar, kesiapan satgas pangan dan pengendalian ekspektasi inflasi masyarakat.
Optimalisasi peran dan fungsi Toko Tani Indonesia Centre dalam hal integrasi Toko Tani seluruh Kab/Kota, peningkatan pemasaran secara digital dan mendorong pengembangan rumah inflasi disetiap Kab/Kota. (Melba)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Ekspor Sumbar Alami Peningkatan, Ini Barang Paling Banyak Diekspor
- Usung Tema Rise Stronger di HUT ke-112, Semen Padang Terus Bangkit dan Menjadi Lebih Kuat
- Wamentan Sebut Selama Pandemi, Tiga Juta Petani Bertambah
- Harga Minyak Goreng Melambung, Nevi Zuairina Minta Perlindungan Konsumen Rumah Tangga Dalam Negeri
- Ini Cara untuk Menjadi Entrepreneur Sukses Kata Wagub Sumbar