Pria Buruh Harian Lepas Ditangkap karena Penggelapan Sepeda Motor: Satreskrim Polres Dharmasraya Bergerak Cepat

DHARMASRAYA, binews.id -- Seorang pria yang memiliki inisial RM dan berusia 29 tahun, bekerja sebagai buruh harian lepas ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya.
RM ditangkap karena diduga melakukan tindak penggelapan terhadap sepeda motor Honda Genio warna hitam merah yang dimiliki oleh saudara Riyan Wahyudi. Kejadian ini terjadi pada hari Selasa, 30 Mei 2023, pukul 15.00 WIB, di Jorong Parik Tarajak, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya.
Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah, S.I.K, melalui Kasat Reskrim Iptu Heri Yuliardi, S.tr.k.MH, mengkonfirmasi bahwa saat ini pelaku dengan inisial RM (29) telah ditahan oleh Sat Reskrim di Rutan Polres Dharmasraya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Penangkapan terhadap pelaku RM didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/50/VI/2023/SPKT/Polres Dharmasraya/Polda Sumbar, tanggal 01 Juni 2023, yang diduga melibatkan tindak penggelapan sepeda motor.
Baca juga: Kapolres Dharmasraya Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Program Asta Cita Presiden Prabowo
Berdasarkan laporan tersebut, Satreskrim melakukan penyelidikan dan setelah mengetahui keberadaan pelaku, Satreskrim bekerja sama dengan Polsek setempat dan segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berhasil mengamankan pelaku RM di Jl. Batang Kubung Ganting, Kelurahan Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Provinsi Sumatera Barat, pada hari Kamis, 01 Juni 2023, pukul 05.00 WIB.
Dalam pengakuan pelaku RM, tindak penggelapan ini dimulai pada hari Selasa, 30 Mei 2023, pukul 15.00 WIB, saat pelaku meminjam sepeda motor merek Honda Genio milik Riyan Wahyudi. Dua jam kemudian, korban menghubungi pelaku RM, namun handphone pelaku RM sudah tidak aktif.
Pada tanggal 31 Mei 2023, pukul 18.00 WIB, korban mendapat informasi bahwa pelaku berada di Pekanbaru, Provinsi Riau. Pelaku kemudian mengirim pesan melalui Whatsapp kepada korban, meminta uang tebusan, dan mengancam akan menjual sepeda motor korban jika permintaannya tidak dipenuhi.
Korban melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian Polres Dharmasraya, dan pelaku saat ini sedang diproses untuk bertanggung jawab atas perbuatannya. Pelaku akan dikenakan pasal 376 jo 372 KUHP yang dapat menghadapi hukuman penjara selama 4 tahun. (san)
Baca juga: Kapolres Dharmasraya Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan dan Wisuda Purna Bhakti Personel
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Bupati Dharmasraya Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Singgalang 2025
- Kapolres Dharmasraya Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Program Asta Cita Presiden Prabowo
- Sekda Dharmasraya Buka Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan untuk Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan
- Bupati Dharmasraya Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Singgalang 2024
- Bupati Sutan Riska dan Kapolres Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Singgalang 2024