Jalur Alternatif melewati Batu Palano Ditutup Sementara, Ini penjelasan Kasat Lantas Polres Padang Panjang
AGAM, binews.id -- Pasca terjadinya erupsi Gunung Marapi pada 3 Desember 2023 lalu, sampai saat ini masih ada beberapa korban yang belum di temukan sehingga tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban.
Posko gabungan penanganan bencana alam dan evakuasi korban erupsi, di dirikan di seputaran kantor Wali Nagari Batu Palano semenjak pasca kejadian erupsi.
Berhubung dengan sibuknya aktivitas dalam melakukan pencarian terhadap korban terjebak erupsi, Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Padang Panjang melakukan penutupan jalur alternatif Padang Bukittinggi yang melewati Batu Palano bagi kendaran roda empat.
Kapolres padang Panjang AKBP Donny Bramanto, S.Ik melalui Kasat Lantas AKP Aldy Lazzuardy, S.Ik mengatakan, mengambil tindakan ini agar mempermudah tim evakuasi dan ambulan dalam membawa korban erupsi menuju fasilitas kesehatan terdekat baik itu kota Padang Panjang maupun Bukittinggi.
Baca juga: Zero Accident, KAI Divre II Sumbar Sukses Tutup Posko Angkutan Lebaran 2026
"Apabila jalur di buka untuk umum maka akan terjadi penumpukan arus lalu lintas di sekitar lokasi Posko penanganan bencana yang berlokasi di Kantor Wali Nagari Batu Palano, takutnya nanti akan meperlambat penanganan terhadap korban erupsi yang di temukan," pungkas AKP Aldy. (bi/rel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Polda Sumbar Pacu Pembangunan Dua Jembatan Bailey di Palembayan Agam
- Danrem 032/Wira Braja Resmikan Jembatan Armco di Malalak Utara, Akses Warga Pascabencana Kembali Lancar
- Nevi Zuairina Salurkan Bantuan Rendang, Hangatkan Harapan Korban Banjir Bandang di Agam
- Dirjen Dikti Tinjau Posko Relawan UNP untuk Korban Banjir Bandang di Agam
- Akses Air Bersih Rusak Pascabanjir, Ketua DPRD Sumbar Serahkan Bantuan Pipa di Sipinang






