Pemko Bukittinggi Bantu Jaga Kesehatan Kuda Bendi Melalui Pemberian Obat Cacing
BUKITTINGI - Pemerintah Kota Bukitinggi sangat peduli terhadap pelaku usaha Kuda Bendi terutama berhubungan dengan kesehatan kuda bendi,karena kesehatan kuda bendi ini, akan berdampak langsung terhadap produktivitas usahanya.
Untuk itu, Pemko Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan, kembali melaksanakan kegiatan pemberian vitamin dan obat cacing pada kuda penarik bendi yang tergabung dalam organisasi PERKABI (Persatuan Keluarga Besar Bendi) di Kota Bukittinggi secara gratis.
Pelaksanaan pemberian vitamin dan obat cacing itu, Dinas Pertanian dan Pangan, bekerjasama dengan Perkabi. Kegiatannya telah dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dari Selasa, Rabu dan Kamis,( 30,31 Januari dan 1 Februari 2024 lalu di titik kumpul yang telah disepakati oleh UPTD Puskeswan dan Perkabi.
Menurut Kadis Pertanian dan Pangan Bukittinggi, Hendry mengatakan, Pemberian vitamin dan obat cacing ini merupakan komitmen Wali Kota Bukitinggi untuk membantu pemilik kuda bendi dalam rangka menjamin kesehatan dan kebugaran kuda bendi di Kota Bukittinggi.
Baca juga: Andre Rosiade: DPP Gerindra Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Warga Terdampak
Launching pertama kali pemberian obat cacing dan vitamin ini bersamaan saat puncak acara Peringatan Hari Ayam dan Telur (HATN) beberapa waktu yang lalu ungkap Hendry.
Sementara Ketua Perkabi Bukittinggi , Andi mengaku sangat mendukung program Pemko Bukittinggi yang telah peduli kepada kelancaran usaha para pelaku transportasi tradisional ( bendi) yang sangat menunjang pariwisata di Bukittinggi, katanya.
(Ma)
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Sekdaprov Sumbar Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas Eselon III dan IV
- Pemprov Sumbar Siapkan Pengembangan BRT di Dua Kawasan Aglomerasi
- Pemprov Sumbar dan Pemko Bukittinggi Sinkronkan Program Strategis Pembangunan
- Jaga Kelestarian Adat dan Budaya Minangkabau, Dinas Kebudayaan Sumbar Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pemangku Adat
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif






