Hari Jadi Kabupaten Lima Puluh Kota Yang ke 183, Momentum Pengembangan Kawasan IKK Sarilamak
LIMA PULUH KOTA - Pada tahun ini, Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lima Puluh Kota bertepatan dengan momentum pesta demokrasi yang telah kita lalui beberapa saat yang lalu serta suasana Hari Raya Idul Fitri 1445 H.
Sidang dibuka langsung Ketua DPRD Lima Puluh Kota Deni Asra didampingi Wakil Ketua, Wendi Candra dan Syamsul Mikar. Hadir Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo, Wakil Bupati, Rizki Kurniawan Nakasri dan anggota DPRD Lima Puluh Kota, Forkopimda serta undangan VIP lainnya di Ruang Sidang, Bukik Limau, Sarilamak, Sabtu (13/4/2024).
Bupati dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada semua unsur semoga pada momentum hari jadi ini Lima Puluh kota maju dapat terwujud. Dengan tema, "BERSATU DALAM KEBERAGAMAN PERKUAT PERSAUDARAAN WUJUDKAN LIMA PULUH KOTA MAJU". "Melalui hari jadi ini kami mengajak semua lapisan masyarakat menumbuhkan tekad, untuk ambil bagian dalam mengisi pembangunan Daerah," katanya.
Pemerintah daerah telah merencanakan untuk pengembangan kawasan IKK melalui penyelesaian masalah konsolidasi tanah perkotaan di kawasan IKK yang masih belum tuntas selama 28 tahun.
Baca juga: Safari Ramadan di Padang Panjang, Mahyeldi Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Cerdas dan Bermoral
Kemudian pembangunan fasilitas publik untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat seperti penambahan Rumah Sakit Umum Daerah dan kantor pemerintah daerah yang telah dimulai prosesnya.
Pemerintah daerah akan merevitalisasi pasar yang ada di kawasan IKK sehingga lebih fungsional tertata dengan baik dan diikuti dengan perencanaan pembangunan pasar induk sebagai pusat perdagangan. "upaya ini sejalan dengan kegiatan yang telah kita lakukan beberapa tahun ini seperti pembangunan RTH ( Ruang Terbuka Hijau) Di Kawasan IKK yang telah dimanfaatkan dalam keseharian masyarakat untuk berbagai aktivitas," kata Safaruddin Dt Bandaro Rajo.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lima Puluh Kota tahun ini telah memasuki angka 183 tahun, namun kita masih dihadapkan pada berbagai tantangan dalam upaya peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap perbaikan ekonomi, sosial, dan pelayanan publik. semua tantangan tersebut mesti kita jawab dengan formulasi dan pelaksanaan kebijakan-kebijakan yang mengutamakan kepentingan masyarakat.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lima Puluh Kota, meningkat dari 70,82% pada tahun 2020 menjadi 72,05% pada tahun 2023. pertumbuhan ekonomi yang sempat terpuruk karena covid 19 terus menunjukkan tren yang positif dari semula 1,16% di tahun 2020 telah meningkat menjadi 4,6% pada tahun2023. dan gini ratio menunjukkan angka 0,194 di tahun 2023.
Baca juga: Safari Ramadan di Pessel, Sekda Sumbar Ajak Masyarakat Jaga Generasi Muda dari Pengaruh Narkoba
Terlebih kita dihadapkan dengan beberapa pekerjaan rumah kita seperti Penurunan stunting, penurunan angka kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi dan peningkatan infrasrtuktur. Hal ini sejalan dengan target yang ditetapkan secara nasional.
Penulis: Medio
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Pemprov Sumbar dan Pemkab Limapuluh Kota Samakan Arah Percepatan Pembangunan
- Gubernur Sumbar Tekankan Kekompakan Kepala Daerah, Bupati Lima Puluhkota Dorong Sinergi hingga Nagari
- Gubernur Sumbar Tertibkan Pedagang di Atas Jembatan Kelok 9, Para Pedagang Berjanji akan Melakukan Pembongkaran Lapak Secara Mandiri
- Gubernur Mahyeldi Apresiasi Pelaksanaan TMMD Ke-124 Kodim 0306/50 Kota
- Pemkab Lima Puluh Kota Luncurkan Program Sakato Mangaji






