DPRD Sampaikan Pemandangan Umum Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2023
PADANG PANJANG, binews.id -- Sebanyak enam fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Panjang sampaikan Pemandangan Umum terhadap Nota Penjelasan Wali Kota atas Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Padang Panjang 2023, Selasa (14/5/2024).
Bertempat di Ruang Sidang DPRD, Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD, Imbral, S.E dan Yulius Kaisar. Dihadiri Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag, Drs. H. Alizar, M.Ag, asisten, kepala OPD, camat dan lurah se-Padang Panjang.
Diawali pemandangan dari Fraksi PAN yang disampaikan oleh Ketua Fraksi, Hukemri. Ia mengatakan ada beberapa yang harus ditanggapi dan penjelasan terhadap ranperda ini.
Seperti upaya pemerintah dalam meningkatkan pendapatan dari segi retribusi. Langkah-langkah mengatasi penurunan akhlak dan dekadensi moral pada siswa. Langkah cepat pemerintah terhadap putusnya jalan di Lubuk Mata Kucing yang sangat berdampak pada perputaran ekonomi.
Baca juga: Wali Kota Sawahlunto Lepas Kajari Eddy Samrah, Apresiasi Penguatan Penegakan Hukum
Sementara itu Ketua Fraksi Gerindra, Yudha Prasetia meminta kepada Pemko agar serius mengelola kawasan Islamic Centre. Pengelolaan kegiatan secara tepat, sistematis dan berkelanjutan serta memperhatikan pemeliharaan kawasan.
"Rendahnya daya beli masyarakat ke Pasar Pusat salah satunya disebabkan oleh kurangnya inovasi untuk merangsang masyarakat agar berkunjung. Revitalisasi pasar perlu sesegera mungkin dilaksanakan. Kebijakan yang kreatif, inovatif dan tepat guna dibutuhkan agar perputaran ekonomi di pasar dapat berlanjut," jelasnya.
Ketua Fraksi NasDem, Kiki Anugerah Dia, S.E juga meminta Pemko untuk bertindak cepat dan memprioritaskan penanggulangan pascabencana yang memberikan dampak luas terhambatnya aktivitas masyarakat.
"Pemko segera meminta kepada Direktur PDAM untuk memperbaiki jaringan pipa yang rusak sehingga masyarakat dapat kembali menikmati air bersih. Sesegera mungkin memperbaiki akses jalan menuju Lubuk Mata Kucing karena salah satu akses jalan untuk menuju pasar untuk menjual hasil pertanian dan ini sangat berdampak kepada ekonomi masyarakat," ungkapnya.
Baca juga: Wali Kota Padang Minta Perhatian Pusat Terkait Relokasi Rumah dan Normalisasi Sungai
Dari Fraksi Golkar, Dr. H. Novi Hendri, S.E, M.Si Datuak Bagindo Saidi meminta keseriusan Pemko melakukan langkah-langkah konkret pemulihan pascabencana. Terutama permasalahan ekonomi yang terganggu karena tidak adanya kunjungan ke Padang Panjang seperti ke Pasar Kuliner yang menjadi ikon.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Anggota DPR RI Andre Rosiade Salurkan 3.000 Paket Sembako untuk Warga Padang Panjang
- Sinkronisasi Program 2025--2030, Wako Hendri Arnis Dorong Penyelesaian Persoalan Strategis Daerah
- APBD Padang Panjang 2026 Disahkan, Pemko--DPRD Sepakat Prioritaskan Ekonomi, Pelayanan Publik, dan Kesejahteraan
- Zigo Rolanda dan Wako Hendri Arnis Tinjau Longsor Jembatan Kembar, Akses Ditargetkan Dibuka Dua Minggu Lagi
- Wawako Allex Paparkan Nota Keuangan Ranperda APBD 2026 pada Paripurna DPRD






