Rabu 8 Juli, Tak ada Penambahan Kasus Covid-19 di Sumbar, Pasien Sembuh Capai 645

PADANG, binews.id -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumbar mencatat tak ada penambahan pasien positif Covid-19 di Sumbar Rabu (8/7). Padahal pada hari sebelumnya masih ada penambahan lima kasus baru di Sumbar.
Yang mengembirakan lagi, pasien sembuh dari terpapar Covid-19 kembali bertambah 4 orang. Sehingga total pasien sembuh mencapai 645 dan pasien positif masih bertahan diangka 780 pasien.
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal mengatakan, hari ini Rabu 08 Juli 2020, sampai pukul 05.00 WIB, dari 795 spesimen yang terperiksa (765 Lab Unand dan 30 Lab Baso Agam), TIDAK ADA TERKONFIRMASI POSITIF (0 kasus). Dan hari ini sembuh 4 (empat) orang.
Sebagai informasi, kata Jasman, ada data tambahan kesembuhan kemaren sebanyak 4 orang yang belum terpublish, yaitu 1 orang dari Kota Solok dan tambahan sembuh 3 orang lagi dari Kabupaten Pasaman. Sehingga sampai hari ini ada tambahan 8 orang lagi warga Sumbar yang telah sembuh dari Covid-19.
Baca juga: KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
"dari 5 orang pasien covid-19 kota Solok, telah sembuh 2 (dua) orang. Artinya masih ada 3 orang lagi warga Kota Solok yang dirawat dan isolasi mandiri karena terpapar covid-19. Warga Kabupaten Pasaman yang terkonfirmasi positif ada 5 orang. Sebelumnya telah sembuh 2 orang. Berdasarkan hasil pemeriksaan tanggal 6 Juli 2020, sisa 3 orang lagi telah juga dinyatakan sembuh. Artinya, sampai hari ini tidak ada lagi warga Kabupaten Pasaman yang terinfeksi dan dirawat karena covid-19 (sembuh 100%)," terang Jasman.
Disampiakannya, total Positif sampai hari ini masih sama dengan hari kemaren, yaitu adalah 780 orang. Sembuh 645 orang (82,70%), dirawat dan karantina 104 orang (13,33%). Meninggal dunia 31 orang (3,97%).
"Untuk keterangan lebih rinci dan atau jika ada perubahan data, insyaa Allah nanti sore kita umumkan," ujar Jasman. (mel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan UNP Laksanakan Praktik Kerja Lapangan di Kepulauan Riau
- Hj. Nevi Zuairina Minta Ada Transformasi Kesehatan dan Pariwisata di KEK Sanur
- PP IPPNU X Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama Gelar Peer Educator Cegah Stunting
- Gubernur Mahyeldi, Direktur dan Rektor UNP Temui Wapres Usulkan Pengembangan RSAM Bukittinggi
- Bio Farma Ajak Perempuan di Kalimantan Tengah Cegah Kanker Serviks
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025