DPRD Payakumbuh Sambangi DPRD Sumbar

PADANG, binews.id ---Bertujuan untuk penyelesaian penyusunan dua rancangan peraturan daerah (ranperda), DPRD Kota Payakumbuh datang ke DPRD Sumbar, Rabu (19/2). Kedua ranperda yang sedang disusun tersebut yakni ranperda tentang perusahaan umum daerah air minum Tirta Sago Kota Payakumbuh dan Ranperda tentang penyertaan modal pemerintah daerah ke dalam perusahaan umum daerah air minum tersebut.
Dalam kunjungan itu, ada 20 orang anggota DPRD Kota Payakumbuh yang datang. Mereka merupakan anggota panitia khusus (pansus) yang dibentuk untuk pembahasan dan penyusunan ranperda tersebut.
Ketua Pansus, Edward DF mengatakan kedua ranperda tersebut merupakan peraturan daerah yang saling berkaitan. Salah satunya merupakan ranperda yang mengatur secara umum tentang perusahaan daerah air minum Tirta Sago. Sementara ranperda lainnya merupakan peraturan terkait penyertaan modal Pemkot Payakumbuh ke perusahaan daerah air minum Tirta Sago.
"Karena keduanya berkaitan erat maka penyusunan dan pembahasannya pun juga perlu diseiringkan. Sehingga nantinya ranperda tersebut benar-benar padu dan tidak tumpang tindih atau melenceng," ujar Edward.
Dia mengatakan tim pansus DPRD Kota Payakumbuh menilai dari hal menyusun ranperda tentang perusahaan daerah tentulah akan lebih baik jika terlebih dahulu belajar dari pemerintah provinsi. Apalagi mengingat pemerintah provinsi telah lama dan lebih dulu memiliki perusahaan daerah atau BUMD.
"Dalam menyusun ranperda tentu harus diperhatikan soal kewenangan dan peraturan yang lebih tinggi. Ini perlu kami konsultasikan pada DPRD," ujarnya.
Dia mengatakan dalam pembentukan dan pengelolaan perusahaan daerah, tentu saja tujuan utamanya adalah untuk mengoptimalkan pengelolaan satu sektor tentu. Terutama sektor yang berkaitan dengan hajat orang banyak, seperti ketersediaan air minum. Tujuan lainnya juga untuk menambah sumber pendapatan asli daerah dan ketersediaan lapangan kerja.
"Dalam pengelolaannya tentu kami DPRD Payakumbuh berharap perusahaan daerah tersebut bisa berjalan dengan baik dan berkembang. Jangan sampai nanti malah mati di tengah jalan," ujarnya.
Baca juga: Bupati Sampaikan Nota Penjelasan Atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2023
Sayangnya kedatangan 20 orang anggota dewan dari DPRD Payakumbuh tersebut dilaksanakan pada waktu yang tidak tepat karena seluruh anggota DPRD Sumbar sudah diagendakan untuk melaksanakan studi komprehensif. Namun Sekretaris DPRD telah menugaskan Kepala Bagian Umum untuk menerima rombongan anggota DPRD Kota Payakumbuh tersebut. Melalui Kabag telah diberikan dokumen-dokumen perda yang telah disahkan oleh DPRD Sumbar yang terkait dengan perusahaan daerah dan penanaman modal ke perusahaan daerah. Selain juga dokumen-dokumen pendukung lainnya.(Dewi)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Kembali Serah Terima Bantuan Tanggung Jawab Sosial di Pasaman, Pasaman Barat dan Lima Puluh Kota
- DPRD Sumbar Gelar Paripurna dengan Agenda Penyampaian Tanggapan Gubernur Soal Ranperda Kehutanan Sosial
- Paripurna DPRD Sumbar Jawaban Terhadap 3 Ranperda, Suwipen Sebut Begini!
- Ini Tanggapan Gubernur Soal Pandangan Fraksi-fraksi Tentang APBD 2022
- Fraksi Gerindra Sumbar Pertanyakan Sejumlah Hal Kepada Gubernur, Covid-19 Hingga Temuan BPK RI