Pimpinan DPRD Sumbar Bahas Penguatan Keamanan Berbasis Masyarakat dalam Kunjungan ke Kapolda Sumbar
PADANG, binews.id — Dalam upaya meningkatkan koordinasi antar lembaga di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), pimpinan DPRD Sumbar melakukan kunjungan resmi ke Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono, pada Rabu (17/10/2024). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas pembentukan sistem keamanan berbasis masyarakat, sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah Sumbar.
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menegaskan komitmen DPRD untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Polda Sumbar guna meningkatkan pengamanan di lingkungan masyarakat dari berbagai potensi kejahatan. Menurut Muhidi, silaturahmi dengan Kapolda merupakan bagian dari agenda resmi pimpinan DPRD Sumbar dalam rangka mengawali masa jabatan periode 2024-2029. Ia menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
"Meskipun saat ini Sumatera Barat tergolong aman, namun kita tidak boleh lengah. Potensi kejahatan selalu ada dan harus diwaspadai bersama. Pencegahan dini sangat penting, dan masyarakat harus memiliki kesadaran untuk aktif berpartisipasi dalam menciptakan keamanan di sekitarnya," ujar Muhidi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono menyambut baik komitmen DPRD untuk berkolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sumbar. Ia menyatakan bahwa kerja sama yang solid antara DPRD dan Polda, serta unsur-unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sangat penting untuk membangun Sumatera Barat yang lebih aman dan maju.
"Berdasarkan hasil audiensi yang kami lakukan, kami sangat optimis. Forkopimda Sumbar selama ini telah berjalan kompak dan solid. Harapan kami ke depan, kekompakan ini bisa terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan, demi kenyamanan dan kemajuan Sumbar," ungkap Irjen Pol Suharyono.
Kapolda Sumbar juga membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumatera Barat. Ia menilai bahwa saat ini kondisi kamtibmas di Sumbar berada dalam tingkat yang kondusif. Namun, untuk menjaga situasi tersebut, tidak hanya aparat keamanan yang harus bekerja, tetapi juga seluruh elemen masyarakat harus berperan aktif.
"Kami berharap masyarakat dapat lebih waspada terhadap potensi kejadian buruk di sekitar mereka. Masyarakat yang lebih mengetahui kondisi di lapangan diharapkan bisa melakukan tindakan preventif sehingga potensi kejahatan dapat dicegah," ujar Kapolda.
Kapolda Suharyono juga menyoroti keterbatasan jumlah personel Polri di Sumbar. Dengan hanya 12 ribu anggota Polri yang bertugas di Sumbar, jumlah ini dinilai masih belum mencukupi untuk melayani lebih dari 5,7 juta penduduk di provinsi ini. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan sangat diperlukan.
Baca juga: Evi Yandri Rajo Budiman Dukung Program PJKIP Kota Padang, Siap Perjuangkan di APBD
Selain membahas keamanan secara umum, pertemuan tersebut juga menyinggung tentang persiapan pengamanan dalam menghadapi Pilkada serentak dan pemilihan legislatif (Pileg) serta pemilihan presiden (Pilpres) mendatang. Kapolda menekankan pentingnya melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi selama pesta demokrasi tersebut.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Perkuat Sinergitas Hukum, Pemko Padang dan Kejari Teken MoU Kerjasama Strategis
- Ombudsman Sumbar Awasi Kesiapan Mudik Lebaran 2026 di Terminal Anak Air dan Bandara Minangkabau
- 600 Personel Gabungan Dikerahkan, Polresta Polresta Padang Petakan Titik Rawan Gangguan Ramadan
- Operasi Keselamatan Singgalang 2026, Ini Pesan Dirlantas Polda Sumbar
- Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas, PT Semen Padang Gelar Kampanye Safety Riding






