Bupati Dharmasraya Ajak Wali Nagari Duduk Lesehan, Bangun Semangat Baru dari Nagari

Senin, 28 April 2025, 09:01 WIB | Pemerintahan | Kab. Dharmasraya
Bupati Dharmasraya Ajak Wali Nagari Duduk Lesehan, Bangun Semangat Baru dari Nagari
Bupati Annisa Suci Ramadhani tampak akrab duduk bersila membentuk lingkaran bersama para wali nagari dari seluruh penjuru Dharmasraya. IST

Pulau Punjung, binews.id -- Suasana hangat langsung terasa di Rumah Dinas Jabatan Bupati Dharmasraya, Pulau Punjung, Minggu (27/04) kemarin. Seusai santap siang, Bupati Annisa Suci Ramadhani tampak akrab duduk bersila membentuk lingkaran bersama para wali nagari dari seluruh penjuru Dharmasraya.

Canda tawa dan celotehan akrab para wali nagari membuat suasana semakin cair. Duduk berhadap-hadapan dalam formasi melingkar, tanpa sekat dan tanpa jarak, seolah menjadi simbol filosofi kepemimpinan Annisa: duduk sama rendah, tegak sama tinggi. Ia ingin membangun Dharmasraya dengan semangat kebersamaan, se-ayun selangkah, se-iya sekata bersama seluruh nagari.

Dalam suasana penuh kekeluargaan itu, perbincangan ringan perlahan berubah menjadi diskusi serius tentang masa depan pembangunan nagari-nagari. "Saya sudah janji sebelumnya ada pertemuan lebih lanjut. Nanti kalau kelamaan, yang semula sayang takutnya jadi benci," kelakar Annisa, yang langsung disambut tawa para wali nagari, menambah keakraban suasana.

Kegiatan yang dipandu oleh Asisten Administrasi Pembangunan, Yefrinaldi, ini dihadiri pula oleh sejumlah pejabat Pemkab Dharmasraya, antara lain Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Ramilus, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Darisman, Kepala Dinas Kominfo Rovanly Abdams, Kepala Dinas PMD Hasto Kuncoro, Kepala Dinas Kumperda N. Ronnie Puska, serta Kepala Bapperida yang diwakili oleh Kabid Perencanaan Fisik dan Prasarana Frinaldi.

Sebanyak 48 dari total 52 wali nagari hadir dalam forum tersebut. Diskusi berjalan dinamis, membahas berbagai isu strategis, mulai dari pengembangan konsep One Village One Product (OVOP), pemetaan potensi nagari, hingga pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah usulan produk unggulan nagari mengemuka. Menariknya, banyak di antaranya yang mengarah pada bidang ketahanan pangan. Hal ini menunjukkan kesadaran yang kuat dari para wali nagari terhadap pentingnya kedaulatan pangan sebagai basis ekonomi lokal, sejalan dengan salah satu fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Bupati Annisa menekankan pentingnya perencanaan yang matang. Ia mengingatkan, semangat saja tidak cukup tanpa perencanaan bisnis yang jelas. "Program ini tidak boleh gagal hanya karena kurang perencanaan. Setiap nagari harus membangun proses bisnis yang jelas, sehingga produk kita benar-benar memberi nilai tambah bagi masyarakat dan pemerintah nagari," tegasnya.

Topik pembangunan infrastruktur pun menjadi perhatian utama dalam diskusi. Annisa menjelaskan bahwa pembangunan jalan dan jembatan skala besar akan diupayakan melalui APBD Provinsi maupun APBN. Untuk jalan lingkungan, wali nagari diminta aktif memantau dan melaporkan kondisi di lapangan serta merangkul pengusaha lokal untuk turut berkontribusi dalam perbaikan infrastruktur.

"Di tengah keterbatasan anggaran ini, kita berusaha mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat. Semua sumber daya yang ada sudah kita kerahkan. Tinggal kita berdoa dan terus bergerak bersama, mudah-mudahan keinginan kita terkabul," ujar Annisa penuh harap.

Annisa juga menyinggung aspirasi masyarakat mengenai akses jalan menuju Asam Jujuhan, yang diupayakan bisa terwujud melalui Instruksi Presiden (Inpres).

Sementara itu, Ketua Asosiasi Wali Nagari (Aswana) Dharmasraya, Julisman, menyampaikan komitmen penuh wali nagari untuk mendukung visi dan misi kepala daerah. "Mendukung program kepala daerah adalah bagian dari kewajiban kami. Kami siap berjalan bersama, demi Dharmasraya yang lebih baik," katanya penuh keyakinan.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: