Cuaca Ekstrem Terjang Kota, Wako Hendri Arnis Turun Tangan Amankan Reklame Nyaris Roboh

Selasa, 25 November 2025, 09:55 WIB | Peristiwa | Kota Padang Panjang
Cuaca Ekstrem Terjang Kota, Wako Hendri Arnis Turun Tangan Amankan Reklame Nyaris Roboh
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, turun langsung ke lapangan didampingi BPBD Kesbangpol, Satpol PP Damkar, dan warga sekitar. HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG PANJANG, binews.id — Cuaca ekstrem yang melanda Kota Padang Panjang pada Senin (24/11) nyaris memicu insiden berbahaya ketika sebuah papan reklame besar di depan Masjid Taqwa Muhammadiyah terlihat miring lebih dari 30 derajat akibat terpaan angin kencang dan hujan deras. Menyadari potensi kecelakaan, Pemerintah Kota bergerak cepat mengamankan lokasi.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, turun langsung ke lapangan didampingi BPBD Kesbangpol, Satpol PP Damkar, dan warga sekitar. Setiba di lokasi, ia segera menginstruksikan pembongkaran reklame secara terukur untuk mencegah risiko tumbang yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.

Petugas BPBD segera melakukan sterilisasi area, memotong bagian tiang yang mengalami kerusakan, serta membersihkan puing material. Di sisi lain, Kesbangpol langsung mendata legalitas dan pemilik reklame untuk proses administrasi lanjutan serta evaluasi izin.

"Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kita tidak boleh menunggu sampai struktur ini benar-benar roboh. Tindakan cepat dan tepat harus dilakukan," tegas Wako Hendri di lokasi kejadian.

Menurut data BMKG, kecepatan angin di Padang Panjang mencapai 45--55 km/jam pada puncak badai November 2025. Kawasan Simpang Muhammadiyah tercatat sebagai zona dengan frekuensi turbulensi angin yang cukup tinggi, sehingga pengawasan terhadap infrastruktur tinggi perlu diperketat.

Wali Kota juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika cuaca ekstrem berlangsung. Ia mengingatkan warga untuk berhati-hati saat melintas di area berisiko seperti dekat pohon besar, bangunan tua, maupun reklame tinggi, serta segera melaporkan potensi bahaya kepada pemerintah.

"Kita ingin memastikan kota ini tetap aman. Butuh kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mencegah kejadian yang tidak kita inginkan," ujarnya.

Aksi cepat Pemko ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang turut membantu proses pengamanan. Penanganan dilakukan tanpa menimbulkan gangguan besar pada arus lalu lintas dan keselamatan masyarakat tetap terjaga. (bi/Put)

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: