BIM Gerak Cepat Bantu 250 Pengungsi Banjir di Nagari Kampuang Galapuang Ulakan
PADANG PARIAMAN, binews.id -- Tim CSR Bandara Internasional Minangkabau (BIM) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak banjir di Nagari Kampuang Galapuang Ulakan dan wilayah sekitarnya. Aksi tanggap darurat ini dilakukan setelah hujan ekstrem mengguyur wilayah Sumatera Barat selama tiga hari berturut-turut, menyebabkan banjir dan gangguan akses warga.
Bersama Pemerintah Daerah Padang Pariaman, BPBD, serta perangkat nagari, tim CSR BIM turun langsung ke lokasi untuk memastikan bantuan dapat tersampaikan dengan cepat dan tepat sasaran. Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi langkah krusial mengingat sebagian wilayah terisolasi akibat tingginya genangan air.
Berdasarkan data lapangan dari BPBD Padang Pariaman, terdapat sedikitnya 170 kepala keluarga terdampak banjir di kawasan Nagari Kampuang Galapuang Ulakan. Selain itu, sekitar 250 jiwa terpaksa mengungsi ke posko sementara karena rumah mereka terendam air dengan ketinggian yang mengkhawatirkan.
Kondisi akses menuju sejumlah lokasi yang sempat terputus memperburuk situasi warga yang membutuhkan bantuan mendesak. Karena itu, kehadiran tim CSR BIM membawa bantuan logistik menjadi sangat bermanfaat bagi masyarakat terdampak yang telah beberapa hari berjuang memenuhi kebutuhan pokok.
Bantuan logistik yang disalurkan oleh tim CSR BIM mencakup berbagai kebutuhan dasar seperti beras, minyak goreng, telur, makanan cepat saji, selimut, serta tikar. Seluruh bantuan ini didistribusikan langsung ke titik-titik pemukiman terdampak maupun posko pengungsian agar dapat segera digunakan oleh warga.
Distribusi bantuan diprioritaskan untuk kelompok rentan, termasuk lansia, balita, dan ibu hamil. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa kelompok yang paling membutuhkan mendapatkan dukungan terlebih dahulu di tengah situasi darurat.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, hadir pula Bapak M. Fadly dari BPKD Padang Pariaman yang turut mengoordinasikan kebutuhan di lapangan bersama Tim BPBD. "Kami berterima kasih atas respon cepat CSR Bandara Internasional Minangkabau. Bantuan ini sangat membantu masyarakat yang sejak kemarin bertahan di posko pengungsian," ujarnya.
Pihak BPBD Padang Pariaman juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam penanganan bencana ini. "Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, dan pihak Bandara Internasional Minangkabau sangat berarti dalam kondisi darurat seperti ini. Bantuan ini langsung kami arahkan kepada warga yang paling membutuhkan," jelas perwakilan BPBD.
Sementara itu, General Manager BIM, Bapak Dony Subardono, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen sosial BIM terhadap masyarakat sekitar. Ia menyebutkan bahwa PT InJourney Airports KC -- Bandara Internasional Minangkabau akan terus memantau kondisi di Nagari Ulakan dan siap memberikan dukungan tambahan apabila situasi darurat berlanjut atau diperlukan penanganan pasca-banjir. (bi/rel/mel)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Batang Anai Meluap, Akses ke Bandara Minangkabau Terputus Akibat Banjir
- Mahyeldi Gotong Royong Bersama Warga Buka Jalur Malalak yang Tertimbun Longsor
- KA Tertemper Truk, KAI Divre II Sumatera Barat Imbau Masyarakat Agar Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas
- Tersangka Pembunuhan Nia Penjual Gorengan di Kayu Tanam Akhirnya Ditangkap
- Jalan Amblas, Polisi Imbau Pengendara untuk Berhati-hati







