Debit Sungai Batu Busuk Naik, 16 Rumah Warga di Kapalo Koto Padang Terendam Banjir
PADANG, binews.id -- Debit air Sungai Batu Busuk kembali meningkat dan menyebabkan banjir di wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu sore. Luapan sungai tersebut merendam permukiman warga di RT 03 RW 04, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh.
Peristiwa banjir terjadi, Selasa (30/12/25) sekitar pukul 16.00 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari. Tingginya intensitas hujan membuat air sungai meluap dan masuk ke rumah-rumah warga di sekitar bantaran sungai.
Akibat kejadian ini, sebanyak 16 rumah warga dilaporkan terendam banjir. Ketinggian air bervariasi, namun cukup mengganggu aktivitas dan memaksa sebagian warga menyelamatkan barang-barang berharga mereka.
Ketua Posko Talang Mandiri sekaligus Ketua Karang Taruna setempat, M Ilham, mengatakan bahwa warga telah diimbau untuk segera mengungsi. Imbauan tersebut disampaikan guna mengantisipasi kemungkinan debit air kembali naik.
"Warga diimbau untuk evakuasi ke tempat yang aman," ujar M Ilham saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurutnya, kondisi sungai masih berpotensi meluap apabila hujan deras kembali terjadi. Oleh karena itu, langkah evakuasi dianggap penting demi keselamatan warga, terutama anak-anak dan lansia.
Banjir ini disebabkan oleh meningkatnya debit air Sungai Batu Busuk akibat curah hujan yang tinggi. Aliran air dari hulu sungai yang deras membuat kapasitas sungai tidak mampu menampung volume air.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini kepada warga di sekitar aliran sungai. Warga diminta tetap waspada dan segera mengungsi apabila kondisi memburuk.
Petugas BPBD bersama aparat kelurahan dan relawan juga telah turun ke lokasi untuk memantau situasi. Mereka melakukan pendataan rumah terdampak serta memastikan keselamatan warga.
Selain itu, relawan membantu proses evakuasi dan mengarahkan warga menuju tempat yang lebih aman. Hingga sore hari, belum dilaporkan adanya korban jiwa akibat banjir tersebut.
Pemerintah setempat memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi Sungai Batu Busuk. Warga diimbau untuk mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan diri bertahan di rumah apabila air kembali naik. (bi/das)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Emridona Jadi Penerima Huntap Mandiri Sepablock Pertama di Kota Pariaman
- Wali Kota Padang Minta Perhatian Pusat Terkait Relokasi Rumah dan Normalisasi Sungai
- PT Semen Padang Dukung Pemulihan Ekonomi di Huntap Kampung Talang melalui Kolaborasi Program Pertanian Regeneratif ITB--Unand
- Sekda Sumbar Dorong Strategi Klaster untuk Tingkatkan Penanggulangan Bencana
- Pemko Padang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Melalui Mantap LKO






