Terinspirasi Langkah Suku Tanjung, Ketua DPRD Padang Muharlion Puji Pendekatan Budaya Selesaikan Lahan Huntap
Senada dengan hal tersebut, Usar Rajo Kacik selaku Mamak Kapalo Warih Kaum Suku Tanjung menyatakan bahwa keputusan menyediakan tanah kaum adalah bentuk tanggung jawab moral. Pihaknya tidak ingin anak kemenakan terus menderita karena ketidakpastian lahan, sehingga pendekatan kebudayaan diambil demi menjamin keberlangsungan hidup generasi suku mereka di tanah yang aman.
Pembangunan hunian di atas tanah kaum ini dilakukan secara gotong royong, melibatkan anak kemenakan serta para relawan. Proses ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan tatanan adat di Pauh V masih sangat kuat dan efektif dalam merespons musibah, sekaligus meringankan beban pemerintah daerah dalam hal penyediaan infrastruktur dasar bagi pengungsi.
Muharlion berharap dalam waktu satu bulan ke depan, model pendekatan kebudayaan seperti yang dilakukan Suku Tanjung ini dapat segera diterapkan untuk warga terdampak lainnya. Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah dan kerelaan tokoh adat, target penyelesaian masalah hunian bagi 300 lebih korban banjir di Kecamatan Pauh diharapkan dapat segera terealisasi. (bi/das)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Emridona Jadi Penerima Huntap Mandiri Sepablock Pertama di Kota Pariaman
- Wali Kota Padang Minta Perhatian Pusat Terkait Relokasi Rumah dan Normalisasi Sungai
- PT Semen Padang Dukung Pemulihan Ekonomi di Huntap Kampung Talang melalui Kolaborasi Program Pertanian Regeneratif ITB--Unand
- Sekda Sumbar Dorong Strategi Klaster untuk Tingkatkan Penanggulangan Bencana
- Pemko Padang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Melalui Mantap LKO






