Wabup Solok Pimpin Upacara HAB Kemenag ke-80, Tekankan Transformasi Birokrasi

Minggu, 04 Januari 2026, 11:39 WIB | Ragam | Kab. Solok
Wabup Solok Pimpin Upacara HAB Kemenag ke-80, Tekankan Transformasi Birokrasi
Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 yang digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Sabtu (3/1/2026). IST
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

SOLOK, binews.id -- Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 yang digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Sabtu (3/1/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Solok, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Hari Amal Bakti yang diperingati setiap tanggal 3 Januari menjadi momentum reflektif bagi lebih dari 200.000 pegawai Kementerian Agama di seluruh Indonesia.

Peringatan HAB dimaknai sebagai pembaruan janji pengabdian (renewal of vows) untuk terus meneguhkan nilai integritas, profesionalisme, dan keikhlasan dalam melayani umat dan bangsa, sebagaimana tertuang dalam moto "Ikhlas Beramal".

Dalam upacara tersebut, Wabup Candra membacakan sambutan Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, yang menekankan pentingnya transformasi Kementerian Agama di usia ke-80.

Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa birokrasi Kementerian Agama harus meninggalkan mentalitas "dilayani" dan beralih ke budaya kerja "melayani" yang berorientasi pada kinerja serta kepuasan publik.

Transformasi birokrasi tersebut sejalan dengan implementasi program prioritas "Asta Protas" Kementerian Agama, yang meliputi digitalisasi layanan, peningkatan responsivitas terhadap isu-isu keumatan, serta penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Birokrasi agama diharapkan tidak menjadi penghambat, melainkan menjadi akselerator dalam mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 juga dirasakan relevansinya oleh masyarakat, yang menaruh harapan besar agar institusi keagamaan menjadi teladan dalam kejujuran, toleransi, dan kepedulian sosial.

Melalui penguatan moderasi beragama, penyaluran bantuan sosial, serta kampanye kepedulian lingkungan yang digalakkan dalam rangkaian HAB ke-80, Kementerian Agama dinilai berperan aktif merawat persaudaraan dan kohesi sosial.

Tema "Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju" menjadi penegasan komitmen Kementerian Agama untuk terus hadir sebagai pilar moral dan perekat persatuan bangsa tanpa kehilangan jati diri di tengah arus disrupsi.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: