Zonasi Rawan Bencana Segera Ditetapkan, Pemko Padang Gandeng Banyak Pihak

Senin, 05 Januari 2026, 10:45 WIB | Peristiwa | Kota Padang
Zonasi Rawan Bencana Segera Ditetapkan, Pemko Padang Gandeng Banyak Pihak
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang akan menetapkan zonasi rawan bencana di seluruh wilayah Kota Padang sebagai langkah mitigasi risiko ke depan. HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG, binews.id -- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang akan menetapkan zonasi rawan bencana di seluruh wilayah Kota Padang sebagai langkah mitigasi risiko ke depan.

Penegasan tersebut disampaikan Fadly Amran saat memimpin Rapat Bulanan Pemko Padang yang digelar pada Senin (5/1/26).

Menurut Fadly Amran, penetapan zonasi rawan bencana akan dilakukan sesuai dengan tahapan dan proses yang telah ditetapkan oleh ketentuan yang berlaku.

Ia menyebutkan bahwa langkah ini menjadi penting mengingat masih banyak permukiman warga yang berada di kawasan rawan bencana, khususnya di zona merah.

"Kita tidak bisa membiarkan lagi rumah-rumah yang saat ini sudah berada di zona rawan atau zona merah untuk tetap ditinggali," tegas Fadly Amran dalam arahannya.

Meski demikian, Pemko Padang tidak akan lepas tangan terhadap warga yang terdampak kebijakan tersebut dan akan menyiapkan lokasi khusus untuk relokasi.

"Pemko Padang akan menyiapkan lokasi relokasi bagi warga yang terdampak, sehingga proses penataan wilayah tetap memperhatikan aspek kemanusiaan," ujarnya.

Selain itu, Fadly Amran juga menyinggung upaya penanganan infrastruktur pendukung, salah satunya normalisasi sungai yang menjadi kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS).

"Kita sudah meminta BWS untuk mempercepat proses normalisasi sungai agar risiko banjir dapat ditekan," jelasnya.

Sementara itu, untuk pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), Fadly Amran menyebutkan akan dipimpin langsung oleh BNPB dan Kementerian PKP dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Ia menambahkan, dukungan lintas lembaga sangat dibutuhkan agar seluruh tahapan penanganan pascabencana dapat berjalan optimal.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: