Prestasi Membanggakan di Awal 2026, Bank Nagari Sabet 4 Penghargaan Nasional
Tingginya kontribusi aset UUS terhadap total aset Bank Nagari mencerminkan keberhasilan strategi pengembangan bisnis syariah yang dijalankan secara konsisten.
Fokus pada pembiayaan sektor produktif, penguatan dana pihak ketiga berbasis syariah, serta optimalisasi layanan perbankan syariah menjadi faktor utama yang mendorong kinerja positif tersebut. Gusti Candra menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan pertanda Allah rida dengan konsep syariah yang dijalankan Bank Nagari.
Direktur Operasional Bank Nagari, Zilfa Efrizon mengatakan, dua penghargaan dari IHCBA 2025 menjadi bukti bahwa Bank Nagari menunjukkan keberhasilan organisasi di era digital yang tidak lagi semata ditentukan oleh investasi teknologi, melainkan oleh kemampuan dalam mentransformasikan human capital menjadi aset strategis yang mampu menggerakkan inovasi dan menciptakan nilai baru.
Penghargaan diberikan oleh The Iconomics yang didukung kajian The Iconomics Research, sebagai apresiasi terhadap perusahaan dan pucuk pimpinan yang berkecimpung di industri syariah.
Acara yang digelar pada Kamis (22/1) ini juga diawali dengan Marketing & Halal Summit 2026, yang menghadirkan pemangku kepentingan dari pemerintah dan industri. Beberapa tokoh yang hadir antara lain Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan; Direktur Jaminan Produk Halal Kementerian Agama, Muhammad Fuad Nasar; Presiden Direktur PT Makmur Berkah Amanda, Tbk, Adi Saputra Tedja Surya; Direktur PT Ajinomoto Indonesia, Hermawan Prajudi; serta Quality Assurance, Governance, & Compliance Group Head JNE, Samsul Jamaludin.
Proses penilaian penghargaan dilakukan melalui kajian The Iconomics Research. Pada Indonesia 20 Top Syariah Awards 2026, penilaian dilakukan berdasarkan kinerja keuangan perusahaan jasa keuangan, baik perbankan maupun nonperbankan, yang berkecimpung di industri syariah. Beberapa indikator yang menjadi pertimbangan antara lain neraca keuangan, laba/rugi, dan pendapatan komprehensif perusahaan.
Sementara itu, untuk 20 Best CEO Syariah Awards 2026, penilaian dilakukan melalui survei kepada responden dengan menggunakan kuesioner online, tanpa kuota geografis maupun jenjang jabatan. Responden diminta menilai CEO institusinya dan diperbolehkan menilai CEO institusi lain dalam kategori industri sejenis.
Survei mencakup lebih dari 200 CEO/institusi, dan kandidat CEO ditentukan berdasarkan pilihan redaksi Iconomics atau permintaan institusi terkait. Hasil akhir penilaian berasal dari gabungan empat parameter, yaitu popularity (popularitas), competency (kompetensi), crisis leadership (kepemimpinan dalam krisis), personality (kepribadian).
Sementara itu, sejumlah perusahaan, terdiri dari badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD) dan perusahaan swasta nasional dari seluruh Indonesia menerima penghargaan di ajang Indonesia Human Capital Brilliance Awards (IHCBA) 2025 yang diselenggarakan di Grand Ballroom Hotel Aryaduta, Jakarta pada Jumat, (23/1).
Saat ini Indonesia tengah memasuki era transformasi digital yang ditandai dengan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI), otomasi, dan digitalisasi proses kerja. Transformasi berbasis AI tidak hanya mengubah model bisnis, tetapi juga mendefinisikan ulang peran dan kompetensi sumber daya manusia di masa depan.
Keberhasilan organisasi di era digital tidak lagi semata ditentukan oleh investasi teknologi, melainkan oleh kemampuan dalam mentransformasikan human capital menjadi aset strategis yang mampu menggerakkan inovasi dan menciptakan nilai baru.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Ketua DPRD Sumbar Apresiasi Kolaborasi Pusat--Daerah, 4.876 UMKM Bangkit lewat Klinik Minang Bangkit
- Percepat Pemulihan Ekonomi Pascabencana, Pemerintah Luncurkan Klinik UMKM Minang Bangkit
- Nevi Zuairina Apresiasi Penyaluran Huntara di Batang Anai, Dorong Percepatan Pemulihan Korban Banjir
- Pemprov Sumbar Siapkan Langkah Intervensi Hadapi Tekanan Inflasi Pascabencana dan Jelang Ramadhan
- BI Sumbar Hadir di Tengah Pascabencana, Warga Tukar Uang Sekaligus Tebus Beras Murah



