Gubernur Mahyeldi Sebut Sumbar Bukan Lagi Daerah Lintasan, Tapi Sudah Jadi Target Peredaran Narkoba

Rabu, 04 Maret 2026, 09:43 WIB | Hukum | Kota Sawahlunto
Gubernur Mahyeldi Sebut Sumbar Bukan Lagi Daerah Lintasan, Tapi Sudah Jadi Target...
Gubernur Mahyeldi Ansharullah saat Safari Ramadan di Masjid Agung Nurul Islam, Kota Sawahlunto, Selasa (3/3/2026). ADPIM
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

Ia meminta para bupati dan wali kota aktif memantau perkembangan situasi di daerah masing-masing serta segera melaporkan setiap indikasi peredaran agar dapat ditangani secara terpadu.


"Pencegahan harus konsisten, masif, dan terstruktur hingga ke nagari dan desa. Kita ingin mewujudkan Nagari Bersih dari Narkoba atau Nagari Bersinar," katanya.


Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumbar, Mursalim menambahkan guna menekan laju peredaran narkoba di Sumbar, ia menilai perlu penguatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, harus terus dilakukan.


Ia mendorong para relawan anti-narkoba di setiap nagari, desa, dan kelurahan untuk aktif melakukan pemantauan lingkungan serta melibatkan kearifan lokal melalui peran wali nagari, niniak mamak, dan tokoh masyarakat.


"Jika ditemukan indikasi peredaran gelap narkotika, segera laporkan kepada aparat berwenang agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat," ujarnya.


Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: