Rakor di Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Tekankan Penguatan Kolaborasi Antarlevel Pemerintahan
"Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi yang mencapai triliunan rupiah tentu akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian. Momentum ini harus kita optimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tegasnya.
Di sisi lain, Mahyeldi juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi tantangan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Karena itu, diperlukan langkah adaptif dalam pengelolaan anggaran agar pembangunan tetap berjalan.
"Kita harus merespons kondisi ini dengan cepat. Jangan sampai pembangunan terhenti. Fokuskan anggaran pada program yang berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat," pesannya.
Sementara itu Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar dalam mendorong pembangunan di daerahnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Padang Panjang tengah menjalankan sejumlah strategi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, antara lain melalui modernisasi pasar rakyat dan UMKM, pengembangan ekonomi digital, serta penguatan sektor industri kreatif.
Berita Terkait
- Pelantikan Pengurus Baru Karang Taruna, Fokus Tingkatkan Kepedulian Sosial Pemuda
- Menuju Kota 1001 Event, Wali Kota Padang Panjang Luncurkan Calender Of Event 2026
- Wamenaker Silaturahmi ke Padang Panjang, Dorong Pemko Aktif Fasilitasi Pelatihan Pemuda
- 10 Pejabat Baru di Padang Panjang Dilantik
- Pemko Gelar Musrenbang RKPD 2027, Prioritaskan Pemulihan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan






