Seminar Nasional Rahmah El Yunusiyah Mencari Solusi Persoalan Pendidikan
"Beliau adalah arsitek pendidikan perempuan pertama di Indonesia melalui Diniyyah Puteri. Di tengah keterbatasan akses pendidikan saat itu, beliau membuka jalan bagi kemandirian intelektual dan spiritual perempuan," ungkap Feri.
Pemerintah, lanjutnya, memberikan perhatian serius terhadap pengembangan Diniyyah Puteri sebagai bagian dari warisan budaya dan sejarah pendidikan nasional.
"Keberadaan Diniyyah Puteri masih sangat relevan. Kementerian Kebudayaan akan memberikan dukungan, yang saat ini masih dalam tahap pembahasan," katanya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Syaifullah selaku ketua pelaksana Seminar Nasional "Kiprah Rahmah El Yunusiyyah sebagai Pahlawan Nasional dalam Pengembangan Pendidikan di Indonesia" mengatakan seminar ini bertujuan menggali kembali pemikiran Rahmah El Yunusiyyah serta mengontekstualisasikannya dengan tantangan pendidikan modern.
"Seminar ini diharapkan melahirkan gagasan baru serta menginspirasi generasi muda, khususnya perempuan, untuk meneladani perjuangan beliau," ujarnya.
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan internasional, di antaranya Tan Sri Dato' Seri Utama Dr. Rais Yatim, Prof. Dr. dr. Fasli Jalal, Ph.D., serta wartawan senior Khairul Jasmi. (bi/adpsb/cen/bud)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Ratusan Pejabat Pemko Padang Dilantik, Raju Minropa Resmi Jadi Sekda
- Peringati May Day 2026, Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Pemerintah, Pekerja dan Dunia Usaha
- Pemprov Sumbar Luruskan Isu Menteri Pariwisata Pakai Sepatu Masuk Masjid Raya
- May Day 2026, Wako Padang Fadly Amran Dialog Bersama Serikat Pekerja
- Lepas Jemaah Kloter 07, Kemenag Sumbar Tegaskan Dukungan Penuh Penyelenggaraan Haji 2026






