Perda AKB Hari Ini Mulai Berlaku, Tak Pakai Masker Siap Siap Didenda atau Penjara 2 Hari

PADANG, binews.id -- Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) hari ini, Senin (21/9/2020) mulai berlaku. Pemko Padang memastikan tidak ada lagi kelonggaran bagi warga Kota Padang yang tidak mengenakan masker. Jika masih kedapatan tidak bermasker, maka siap-siap untuk didenda atau dikenakan sanksi kurungan.
Dengan disahkannya Peraturan Daerah Adaptasi Kebiasaan Baru (Perda AKB) pada 11 September lalu, maka Pemko Padang telah aktif mensosialisasikan kepada masyarakat sejak sepekan belakangan ini. Perda yang ditetapkan Gubernur Sumatera Barat itu pun akan efektif diberlakukan mulai 21 September 2020.
Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa, mengatakan bahwa sejak Perda ini disahkan oleh DPRD Sumbar bersama Gubernur, Pemko Padang sudah seminggu lebih aktif mensosialisasikannya ke masyarakat. Maka, terhitung Senin, 21 September Pemko akan efektif melakukan penindakan.
Hendri Septa mengingatkan agar masyarakat Kota Padang mematuhi protokol pencegahan Covid-19 sesuai Perda AKB tersebut. Menurutnya, dalam Perda tersebut mengatur kewajiban warga untuk memakai masker, sering mencuci tangan serta menjaga jarak.
Baca juga: DPRD Padang Dukung Wacana Surat Keterangan Bebas HIV/AIDS untuk Calon Pengantin
Jika ada yang melanggar, sanksi yang akan diberikan seperti sanksi sosial, sanksi administrasi, bahkan sanksi kurungan sesuai yang tercantum dalam Perda AKB Provinsi Sumatera Barat. Dalam Perda itu, bagi yang tidak mengenakan masker didenda Rp250 ribu. Jika masih kedapatan tidak bermasker setelah didenda, pelaku yang sama akan disanksi kurungan selama dua hari.
"Tidak saja bagi perorangan, pelaku usaha yang tidak mengindahkan protokol kesehatan juga akan ditindak. Pelaku usaha juga diminta untuk menerapkan protokol kesehatan di tempat usahanya, dan bagi yang tidak mengindahkan juga akan dikenai sanksi," ujarnya di Kota Padang Minggu (20/9/2020).
Sebelumnya, Hendri Septa memimpin langsung sosialisasi Perda AKB bersamatim sosialisasi, yakni Satpol PP, Kesbangpol, serta tim SK4, dengan mendatangi tempat tempat keramaian di Padang.
Wakil Wali Kota bersama tim mendatangi pusat kuliner malam, tempat hiburan malam, kafe, dan restoran, yang ada di Kota Padang. Dalam sosialisasi itu, Hendri Septa mengimbau masyarakat Kota Padang disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Mengingat jumlah warga yang positif terpapar Covid-19 di Kota Padang kembali melonjak. Dan diperlukan upaya yang kuat untuk memutus rantai penularan.
Baca juga: KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
Wakil Wali Kota juga berharap Kota Padang bisa kembali ke zona hijau dengan diberlakukannya Perda AKB ini nantinya. Dan ia sangat berharap masyarakat dapat mematuhinya. (diskominoSB/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Ditbinmas Polda Sumbar Kembali Bahas Radikal, Terorisme dan Intoleransi
- Kapolda Sumbar hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Kapolda tutup Audit Kinerja Itwasum Polri tahap II Tahun 2021 di Polda Sumbar
- Personel Ditreskrimum Polda Sumbar Terima Penghargaan dari berbagai Instansi
- Tim Asistensi dan Supervisi Mabes Polri datangi Polda Sumbar