Protokol Kesehatan Ketat, Jumlah Penumpang di Bandara PT Angkasa Pura II Cetak Rekor Lagi

Jumat, 30 Oktober 2020, 09:56 WIB | Kesehatan | Nasional
Protokol Kesehatan Ketat, Jumlah Penumpang di Bandara PT Angkasa Pura II Cetak Rekor Lagi
Protokol Kesehatan Ketat, Jumlah Penumpang di Bandara PT Angkasa Pura II Cetak Rekor Lagi
IKLAN GUBERNUR

Di sisi lain, kelancaran operasional bandara dan penerbangan di saat ramainya penumpang juga mengindikasikan kesiapan PT Angkasa Pura II dan maskapai dalam menyiapkan suplai ketika permintaan tumbuh.

"Masyarakat yang ingin bepergian dengan pesawat naik tinggi, dan di saat bersamaan maskapai siap menyediakan suplai yakni kursi pesawat. Begitu juga dengan PT Angkasa Pura II yang mendukung seluruh aktivitas penerbangan melalui kesiapan terminal, sisi darat, sisi udara, beserta seluruh proses operasional dan bisnisnya," ujar Muhammad Awaluddin.

Muhammad Awaluddin menambahkan, Melihat tren lalu lintas penerbangan saat ini maka nantinya ketika Indonesia sudah memulai program vaksinasi terkait COVID-19, kami meyakini penerbangan rute domestik akan semakin pulih lebih cepat sejalan dengan keyakinan yang meningkat dari masyarakat terhadap sektor penerbangan nasional.

Baca juga: Antisipasi Inflasi, Bank Indonesia Dukung Program Pemprov Sumbar

Stimulus PSC

Salah satu faktor pendorong tingginya jumlah penumpang pada 28 Oktober adalah stimulis passenger service charge (PSC) yang diberikan pemerintah di 5 bandara PT Angkasa Pura II.

Melalui stimulus tersebut, penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Silangit, Kualanamu, dan Banyuwangi, tidak perlu membayar PSC sehingga harga tiket pesawat dapat lebih murah.

Adapun jumlah penumpang di 5 bandara tersebut pada 28 Oktober adalah 79.938 orang, atau mencapai sekitar 72,32% % dari total penumpang 19 bandara.

"Stimulus PSC bagi 5 bandara tersebut sangat tepat, karena jumlah penumpang di bandara-bandara itu mencapai 72,32% dari 19 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas adanya stimulus PSC ini," ujar Muhammad Awaluddin.

PT Angkasa Pura II saat ini mengelola 19 bandara, yaitu Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Husein Sastranegara (Bandung), Kertajati (Majalengka), Kualanamu (Deli Serang), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang).

Lalu, Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkalpinang), Silangit, Banyuwangi, Tjilik Riwut (Palangkaraya), Radin Inten II (Lampung), Fatmawati Soekarno (Bengkulu) dan HAS Hanandjoeddin (Belitung). (Rel/dw)

Halaman:
1 2
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: