36.326 Jabatan Struktural Telah Dipangkas Hingga November

JAKARTA, binews.id —Sebanyak 36.326 jabatan stuktural telah dipangkas dalam proses penyederhanaan birokrasi hingga 10 November 2020. Berdasarkan data terbaru yang dibagikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo, pemangkasanjabatan strukturalini meliputi eselon III, IV, dan V.
Pemangkasan dimulai dari eselon III dari jumlah sebelumnya berjumlah 10.635 menjadi 5.834 jabatan. Lalu, eselon IV dari yang struktur sebelumnya 36.596 menjadi 20.006 jabatan.
Sementara untuk eselon V dari yang sebelumnya 20.058 menjadi 5.117 jabatan. Namun, jumlah ini masih dapat berubah karena pemangkasan eselon masih akan terus berlangsung.
Sebelumnya, Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, menekankan penyederhanaan birokrasi harus dilaksanakan oleh semua instansi baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Baca juga: Mulai Bertugas, Wawako Padang Panjang Allex Saputra Jadi Pembina Apel ASN
Sesuai arahan presiden, jalur birokrasi dipersingkat dengan pemangkasan hirarki dan level eselonisasi pejabat struktural menjadi 2 level saja, dan mengganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian dan kompetensi. Apalagi target penyelesaian penyederhanaan birokrasi yakni akhir Desember 2020
Pada kesempatan sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo juga mengatakan proses penyederhanaan birokrasi di seluruh kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah hingga saat ini sudah mendekati 70 persen.
Tjahjo mengungkap, penyederhanaan birokrasi yakni dengan memangkas eselon menjadi dua level dan mengalihkan jabatan struktural menjadi fungsional.
Ia pun menargetkan, proses penyederhanaan birokrasi ini dapat selesai pada Desember mendatang. Tjahjo menjelaskan, penyederhanaan birokrasi yang dimulai sejak 2019 aku tersebut memang menjadi bagian prioritas Presiden Joko Widodo dalam lima tahun pemerintahan periode 2019-2024.
Baca juga: Hasil Audit Kearsipan Internal, Lima OPD Raih Nilai Sangat Memuaskan
Karena itu, demi mendukung program tersebut, diikuti penataan struktur organisasi di intansi Pemerintah. Selain itu, dalam reformasi birokrasi, Pemerintah juga ingin mengubah pola pikir struktural menjadi fungsional.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Sumber: Republika.co.id
Berita Terkait
- Kecelakaan Tunggal, Pimpinan PT NWR Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya 15 Karyawan PT ERB
- Ikuti Retreat, Wako Fadly Amran: Momentum Saling Mengenal
- Gubernur dan Wagub Sumbar Terpilih Kompak Berpakaian Putih Saat Mengikuti Gladi Kotor di Monas
- Ketahanan Pangan di Bantul: Kapolri Dorong Swasembada Jagung Nasional
- PT Semen Padang dan KSOP Kelas I Dumai Jalin Kerjasama Terkait Terminal Khusus